Tak Semua Pasien Bisa Kembali ke Rumah Sakit Pasca Rawat Inap, Layanan Home Care Bisa Jadi Solusinya
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Bagi banyak pasien, kepulangan dari rumah sakit sering dianggap sebagai akhir dari proses pengobatan. Padahal, justru setelah pintu rumah terbuka, fase pemulihan yang sesungguhnya dimulai. Masa pascarawat inap menjadi periode krusial yang menentukan apakah kondisi pasien benar-benar pulih atau justru berisiko mengalami komplikasi lanjutan.
Realitas di lapangan menunjukkan, tidak semua pasien mampu melanjutkan kontrol dan perawatan secara rutin ke rumah sakit. Faktor keterbatasan mobilitas, jarak tempuh, hingga padatnya layanan kesehatan kerap menjadi penghalang. Kondisi ini terutama dirasakan oleh pasien pascaoperasi, penderita penyakit kronis, hingga kelompok lanjut usia yang membutuhkan perhatian medis berkelanjutan.
Situasi tersebut mendorong berkembangnya layanan home care atau perawatan kesehatan berbasis rumah. Model layanan ini memungkinkan pasien tetap mendapatkan pemantauan medis tanpa harus bolak-balik ke fasilitas kesehatan, sekaligus memberikan rasa aman dan kenyamanan karena perawatan dilakukan di lingkungan rumah sendiri.
Founder Medisfine, dr. Muhammad Shoifi, Sp.OT, Subsp.PL (K), menilai kesinambungan perawatan pascarawat inap masih menjadi tantangan besar dalam sistem layanan kesehatan saat ini. Menurutnya, banyak pasien sebenarnya membutuhkan penanganan lanjutan, namun terkendala kemampuan untuk kembali ke rumah sakit secara rutin.
“Masih banyak pasien yang membutuhkan perawatan lanjutan, tetapi terkendala mobilisasi ke rumah sakit serta waktu tunggu yang cukup lama,” ujar dr. Shoifi.
Ia menjelaskan, layanan kunjungan tenaga medis ke rumah dapat menjadi solusi realistis untuk menjaga kontinuitas perawatan pasien. Selain membantu proses pemulihan, pendekatan ini juga dinilai mampu mengurangi kepadatan layanan di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya.
Editor : Arif Ardliyanto