Surabaya Pilih Pembiayaan Alternatif, Utang Dinilai Jadi Bantalan Ekonomi
SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Pemerintah Kota Surabaya mulai mengandalkan skema pembiayaan alternatif dalam menjaga laju pembangunan di tengah ruang fiskal yang kian terbatas. Langkah ini dinilai sebagai bantalan agar pertumbuhan ekonomi tetap berjalan, terutama saat konsumsi rumah tangga dan investasi melambat.
Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan menyebut belanja pemerintah (government spending) menjadi salah satu instrumen utama untuk menggerakkan ekonomi kota. Namun, keterbatasan APBD menuntut pemerintah mencari sumber pembiayaan di luar pola konvensional.
“Ketika ruang fiskal menyempit, pemerintah harus tetap memastikan belanja strategis tidak mandek. Salah satunya melalui pembiayaan alternatif,” ujar Eri dalam forum diskusi evaluasi satu tahun kepemimpinan Eri Cahyadi–Armuji, Kamis (5/2/2026).
Menurutnya, pembangunan infrastruktur strategis seperti pelebaran jalan, pengendalian banjir, dan transportasi publik tidak bisa dipertentangkan dengan program sosial seperti beasiswa atau bantuan warga. Keduanya harus berjalan beriringan demi menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus pemerataan.
Editor : Arif Ardliyanto