Veloz Hybrid Dikabarkan Lemah di Tanjakan, Toyota Akhirnya Buka Suara
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Isu Toyota Veloz Hybrid (HEV) terasa berat saat menanjak dan membawa muatan sempat menjadi perbincangan di kalangan masyarakat, khususnya calon pembeli di segmen Low MPV. Kabar tersebut ramai dibahas di media sosial hingga forum otomotif, memunculkan keraguan terhadap performa mobil hybrid terbaru Toyota itu.
Menanggapi isu tersebut, PT Toyota Astra Motor (TAM) akhirnya angkat bicara. Pihak Toyota menegaskan bahwa anggapan Veloz Hybrid terasa lemah di tanjakan tidak didukung oleh data maupun hasil pengujian lapangan.
East Java Area Head PT Toyota Astra Motor, Laz Marthino, menjelaskan bahwa Toyota telah melakukan uji perjalanan panjang di berbagai kondisi jalan di Indonesia, mulai dari jalur datar, tanjakan curam, hingga rute berbukit dengan beban penuh.
“Berdasarkan hasil pengujian tersebut, tidak ditemukan kondisi signifikan yang menunjukkan Veloz Hybrid terasa berat saat menanjak. Justru sebaliknya, performanya responsif dan stabil di kondisi jalan umum,” ujar Laz, Senin (9/2/2026).
Ia mengungkapkan, keunggulan utama Veloz Hybrid terletak pada sistem hybrid yang mampu memberikan tenaga instan dari motor listrik, terutama saat kendaraan mulai bergerak di tanjakan. Karakter ini membuat tarikan awal terasa lebih enteng dibandingkan mesin konvensional.
Pengujian juga dilakukan di sejumlah jalur ekstrem, seperti kawasan Dago–Punclut di Jawa Barat serta perbukitan Lombok. Hasilnya, Veloz Hybrid mampu melibas tanjakan tajam dengan halus, termasuk dalam kondisi stop and go yang kerap menjadi tantangan bagi kendaraan MPV bermuatan penuh.
“Motor listrik memberikan torsi instan ketika menanjak, sehingga pengemudi tetap merasakan tarikan yang ringan meski membawa banyak penumpang,” jelasnya.
Editor : Arif Ardliyanto