get app
inews
Aa Text
Read Next : Awal Tahun 2026, Kebun Binatang Surabaya Ramai Dikunjungi Wisatawan

BI Targetkan 17 Miliar Transaksi QRIS pada 2026, Ekspansi ke 8 Negara

Senin, 16 Februari 2026 | 09:49 WIB
header img
QRIS sendiri merupakan standar nasional kode pembayaran digital yang ditetapkan BI. Foto : istimewa.

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Bank Indonesia (BI) menargetkan 17 miliar transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sepanjang 2026. Target tersebut dibarengi dengan ekspansi ke delapan negara, 45 juta merchant, serta 60 juta pengguna.

Ekonom Senior Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Willy Togi, menyebut tahun 2026 sebagai momentum penting dengan tema besar “Kemerdekaan” yang diterjemahkan dalam simbol angka 17-8-45.

“Ini sesuai tema QRIS tahun ini, Kemerdekaan 17-8-45. Artinya 17 miliar transaksi, hadir di 8 negara, dan 45 juta merchant,” ujar Willy, Minggu (15/2/2026).

Target tersebut disusun berdasarkan kinerja QRIS sepanjang 2025. Hingga Desember 2025, merchant QRIS tercatat mencapai 42,75 juta dengan 59,53 juta pengguna dan volume transaksi 15,51 miliar.

Pada kuartal IV 2025, transaksi QRIS tumbuh 139,99 persen (year on year). Sementara transaksi QRIS Tap In–Tap Out (TAP) tercatat lebih dari 1,44 juta transaksi dengan nominal Rp28 miliar.

Adapun transaksi berbasis Near Field Communication (NFC) telah digunakan sebanyak 508 ribu kali atau tumbuh 1.200 persen secara bulanan. “Fitur ini diluncurkan untuk mendorong transaksi non-tunai yang lebih efisien di Indonesia,” kata Willy.

Dari sisi akseptasi, BI menargetkan 45 juta merchant pada 2026. Sekitar 95 persen diantaranya merupakan pelaku usaha mikro.

Menurut Willy, perluasan merchant bukan sekadar kuantitas, tetapi juga penguatan inklusi keuangan di level akar rumput.

Untuk mencapai 60 juta pengguna, BI memperluas literasi dan edukasi digital. Media massa dinilai berperan penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap sistem pembayaran digital.

“Ayo bareng-bareng bangun tone positif supaya masyarakat kita percaya,” ujarnya.

Sebagai bagian dari kampanye tematik, BI menyiapkan program “QRIS Jelajah Kuliner Indonesia”. Dalam program tersebut, merchant unggulan akan dikurasi dalam konsep “QRIS Star” guna meningkatkan daya saing dan kualitas layanan.

QRIS sendiri merupakan standar nasional kode pembayaran digital yang ditetapkan BI dan terus diperluas hingga ke mancanegara.

Saat ini, kerja sama cross-border QR payment linkage telah terjalin dengan Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang. Empat negara lain yang masih dalam tahap penjajakan adalah Korea Selatan, Tiongkok, India, dan Uni Emirat Arab.

Skema yang digunakan adalah penghubungan sistem pembayaran antarnegara dengan penyelesaian transaksi berbasis Local Currency Transaction (LCT).

“Bukan saingan, tapi menyediakan alternatif lain,” jelas Willy.

Dengan skema ini, masyarakat Indonesia dapat bertransaksi di luar negeri tanpa harus menukar mata uang asing terlebih dahulu. “Sebaliknya, wisatawan mancanegara juga dapat bertransaksi lebih mudah saat berada di Indonesia,” terangnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut