Gunung Ijen Mencekam, Pelajar Hilang Saat Pendakian Dini Hari, Tim SAR Sisir Jalur Kawah dan Lembah
Kepala Seksi KSDA Wilayah Banyuwangi, Dwi Putro Sugiarto, memastikan tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur segera turun tangan.
“Tim gabungan dari BKSDA Ijen, TNI, Polri, relawan pemandu, serta Banyuwangi SAR Independent melakukan penyisiran di jalur utama dan sejumlah titik rawan,” jelasnya.
Medan Ekstrem dan Cuaca Jadi Tantangan
Proses pencarian dilakukan secara bertahap, mulai dari jalur utama pendakian, area hutan, hingga lembah sekitar kawah. Petugas juga memeriksa pos-pos istirahat dan lokasi yang memungkinkan korban berlindung.
Medan yang curam, kabut tebal, serta perubahan suhu ekstrem di kawasan Ijen menjadi tantangan tersendiri bagi tim pencari. Meski demikian, pencarian terus dilanjutkan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan personel.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan.
Imbauan untuk Pendaki Gunung Ijen
Pihak BKSDA mengingatkan seluruh pendaki agar mematuhi prosedur keselamatan saat mendaki Gunung Ijen. Pendaki diminta tidak memisahkan diri dari rombongan, selalu menggunakan pemandu jika diperlukan, serta wajib melapor sebelum dan sesudah pendakian.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keindahan alam Ijen yang memesona tetap menyimpan risiko. Disiplin dan kewaspadaan menjadi kunci utama agar perjalanan menikmati sunrise tak berubah menjadi situasi darurat yang menguras emosi banyak pihak.
Editor : Arif Ardliyanto