Gunung Ijen Mencekam, Pelajar Hilang Saat Pendakian Dini Hari, Tim SAR Sisir Jalur Kawah dan Lembah
BANYUWANGI, iNewsSurabaya.id – Suasana dini hari di kawasan Gunung Ijen yang biasanya dipenuhi pendaki pemburu sunrise mendadak berubah mencekam. Seorang pelajar dilaporkan tersesat saat melakukan pendakian, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Hingga Kamis siang, tim gabungan masih melakukan pencarian intensif di jalur pendakian, area hutan, hingga lembah sekitar kawah. Harapan keluarga dan rekan-rekan korban kini tertuju pada upaya penyelamatan yang terus dilakukan tanpa henti.
Kepala Resort Kawah Ijen, Rusdi Santoso, menjelaskan korban berangkat bersama empat rekannya. Dua orang, termasuk korban, naik dengan didampingi seorang pemandu bernama Dedi. Sementara tiga lainnya berjalan melalui jalur yang sama bersama rombongan troli penambang.
Setibanya di pertigaan jalur menuju kawah dan titik sunrise, kelima pelajar itu sempat beristirahat. Namun setelah waktu istirahat usai, korban tidak lagi terlihat di lokasi.
“Rekan-rekannya mengira korban sudah lebih dulu turun ke Paltuding,” ujar Rusdi.
Tanpa rasa curiga, empat pelajar tersebut melanjutkan perjalanan turun dan tiba di Paltuding sekitar pukul 08.00 WIB sebelum kembali ke rumah masing-masing.
Kekhawatiran muncul saat keluarga mengetahui korban tak kunjung pulang. Setelah memastikan korban tidak bersama teman-temannya, pihak keluarga segera melapor ke petugas di Paltuding sekitar pukul 10.00 WIB.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti. Petugas bergerak cepat menyisir jalur pendakian dan kawasan sekitar kawah yang dikenal memiliki medan terjal dan berkabut tebal, terutama pada pagi hari.
Editor : Arif Ardliyanto