Sosok Anak Muda Ini Jadi Motor Permainan Deltras Academy, Dikenal Punya Mental Baja Dipertandingan
SIDOARJO, iNewsSurabaya.id – Di tengah riuh latihan sore dan aroma rumput lapangan yang masih basah, nama Muhammad Habil Raqilla Hadi perlahan menjadi perbincangan di kalangan pecinta sepak bola usia muda. Pemain binaan Deltras Academy ini bukan sekadar talenta biasa. Ia tumbuh dengan disiplin, konsistensi, dan mental bertanding yang jarang dimiliki pemain seusianya.
Sejak usia dini, Habil sudah akrab dengan latihan keras dan ritme kompetisi. Baginya, sepak bola bukan hanya soal menggiring bola atau mencetak gol, melainkan tentang tanggung jawab, keberanian mengambil keputusan, dan kemampuan menjaga emosi di tengah tekanan.
Perjalanan Habil semakin bersinar ketika ia membawa timnya menjuarai Piala Soeratin U-15. Turnamen bergengsi itu menjadi panggung pembuktian bahwa dirinya bukan hanya pelengkap skuad, melainkan motor permainan.
Dalam laga-laga krusial, performanya justru meningkat. Ketika pemain lain tegang menghadapi tekanan, Habil tampil lebih tenang. Ia membaca ruang dengan cermat, bergerak tanpa bola secara efektif, dan berani mengambil keputusan cepat yang kerap mengubah jalannya pertandingan.
Gelar juara itu bukan hanya trofi bagi tim, tetapi juga momentum penting dalam perjalanan kariernya.
Tak berhenti pada prestasi kolektif, Habil juga menorehkan capaian individu dengan menyabet gelar Best Player di Deltras FA Cup 2023. Penghargaan tersebut menjadi validasi atas kontribusinya yang konsisten sepanjang turnamen.
Yang membuatnya berbeda bukan sekadar kemampuan teknis. Habil kerap dipercaya mengenakan ban kapten. Di lapangan, ia mampu mengatur ritme permainan, memberi instruksi sederhana namun efektif, dan membakar semangat rekan-rekannya saat situasi sulit.
Ia tidak banyak bicara, tetapi sikap dan gesturnya mencerminkan tanggung jawab. Dalam momen genting, ia justru hadir sebagai solusi.
Perkembangan Habil juga mendapat perhatian dari pelatih berpengalaman, Fakhri Husaini. Menurutnya, karakter dan mental bertanding menjadi nilai lebih yang tidak dimiliki semua pemain muda.
“Dia punya karakter kuat dan mental bertanding yang tidak banyak dimiliki pemain seusianya. Secara teknik dia matang, tapi yang paling menonjol adalah leadership-nya. Kalau terus konsisten dan mau belajar, masa depannya sangat terbuka,” ujar Fakhri.
Apresiasi tersebut bukan pujian kosong. Dalam sepak bola modern, kepemimpinan dan stabilitas mental menjadi fondasi penting untuk menembus level profesional.
Dengan kombinasi teknik yang rapi, visi bermain matang, serta mental yang teruji, Muhammad Habil Raqilla Hadi mulai dilirik sebagai salah satu aset masa depan sepak bola Sidoarjo.
Perjalanannya tentu masih panjang. Namun satu hal yang sudah terlihat jelas: ia tidak hanya bermain untuk hari ini, melainkan membangun fondasi untuk masa depan.
Jika konsistensi tetap terjaga dan proses pembinaan berjalan berkelanjutan, bukan tidak mungkin nama Habil kelak melangkah lebih jauh ke panggung sepak bola profesional Indonesia.
Editor : Arif Ardliyanto