Tren Gaya Hidup Elektrik Pacu Kenaikan Konsumsi Listrik di Jatim
SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Hingga akhir Desember 2025, penjualan tenaga listrik di Jawa Timur (Jatim) mencapai 46,3 TWh, atau tumbuh sekitar 4,4% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 44,3 TWh. Sektor industri dan rumah tangga menjadi tulang punggung utama pertumbuhan ini.
"Peningkatan konsumsi energi ini mencerminkan geliat sektor produktif. Hingga kini, jumlah pelanggan kami telah mencapai 14,6 juta, naik signifikan dari angka 14,2 juta pada tahun lalu," ujar General Manager PLN UID Jatim, Ahmad Mustaqir, Kamis (26/2/2026).
Peralihan gaya hidup ke arah perangkat elektrik, seperti penggunaan kompor induksi, berkontribusi besar pada stabilitas konsumsi listrik rumah tangga. Merespons tren tersebut, salah satu pelaku industri, Modena, meluncurkan tiga tipe built-in induction hob terbaru, yakni BI 3321 EBBK, BI 3721 EBBK, dan BI 4725 EBBK.
Ketiga produk ini mengusung teknologi Low Power Constant Heat yang dirancang untuk menjawab keluhan klasik pengguna kompor listrik mengenai ketidakstabilan panas pada daya rendah.
Inovasi ini memungkinkan kontrol suhu yang presisi, ideal untuk teknik memasak yang membutuhkan panas stabil seperti melelehkan cokelat, menjaga suhu saus, atau merebus sup secara perlahan.
"Kami hadirkan solusi untuk efisiensi energi. Dengan suhu yang stabil tanpa lonjakan daya yang tidak perlu, konsumsi listrik rumah tangga menjadi lebih terkontrol," ungkap Vice President Marketing Modena, Teddy Wijaya.
Selain stabilitas suhu, seri terbaru ini dilengkapi fitur Stop & Go yang memungkinkan pengguna menjeda proses memasak tanpa kehilangan pengaturan suhu awal. Keamanan juga menjadi prioritas dengan adanya sistem touch control dan fitur Child Lock.
Dari sisi durabilitas, produk ini menggunakan material ceramic glass premium yang elegan. Khusus tipe BI 4725 EBBK, Modena menyematkan EuroKera Ceramic Glass yang dikenal memiliki ketahanan panas tinggi dan daya tahan optimal untuk penggunaan jangka panjang.
Editor : Arif Ardliyanto