Tak Banyak yang Tahu, Tahanan Lapas Arjasa Sumenep Dibentuk Jadi Mahir Pakai Las secara Profesional
SUMENEP, iNewsSurabaya.id – Percikan api menyala di sudut bengkel kerja Lapas Kelas III Arjasa. Di balik dinding tinggi dan pintu besi, sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tampak fokus menyambung rangka besi dengan teknik pengelasan yang presisi. Bukan sekadar praktik biasa, keterampilan ini menjadi bukti nyata proses pembinaan yang berjalan serius dan terarah.
Dengan pengawasan ketat petugas serta bimbingan teknis terstruktur, para WBP mengerjakan kebutuhan infrastruktur internal lapas secara profesional. Setiap titik las dikerjakan penuh ketelitian, mencerminkan standar kerja yang tak kalah dengan tenaga terampil di luar lembaga pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas III Arjasa, Ristanto Rachmad Hidayat, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar latihan di atas kertas.
“Aksi lapangan ini bukan sekadar simulasi, melainkan ajang pembuktian nyata atas ketangkasan, ketelitian, dan profesionalisme yang telah mereka pelajari selama masa pembinaan,” ujarnya.
Program ini menjadi bagian penting dari pembinaan kemandirian yang dirancang untuk mencetak sumber daya manusia produktif dan kompeten. Para WBP tidak hanya belajar teori, tetapi langsung terlibat dalam pekerjaan konstruksi riil yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Lebih dari sekadar keterampilan teknis, pelatihan pengelasan di Lapas Arjasa juga membentuk mental dan rasa tanggung jawab. Setiap sambungan besi yang terpasang menjadi simbol perubahan diri—dari masa lalu menuju masa depan yang lebih terarah.
Editor : Arif Ardliyanto