Isu Banjir Perumahan di Gresik Viral, Developer Buka Suara dan Ungkap Fakta Sebenarnya
GRESIK, iNewsSurabaya.id – Isu banjir yang sempat beredar di media sosial tentang kawasan Maharaja Residence di Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, sempat membuat sebagian warga khawatir. Informasi yang beredar cepat itu memunculkan berbagai spekulasi, terutama terkait kualitas pembangunan perumahan tersebut.
Namun, pihak pengembang akhirnya angkat bicara dan memberikan penjelasan lengkap agar masyarakat mendapatkan gambaran yang lebih utuh.
Direktur PT Korona Wijaya Indonesia, Adi Sucipto, menegaskan bahwa genangan air yang terjadi beberapa waktu lalu bukan disebabkan oleh kesalahan pembangunan.
Menurutnya, saat itu wilayah Gresik dan sekitarnya memang dilanda hujan dengan intensitas ekstrem yang terjadi hampir bersamaan di sejumlah titik. Kondisi tersebut diperparah oleh faktor perubahan iklim yang berdampak pada sistem drainase di berbagai kawasan.
“Air memang sempat menggenang, tetapi dalam waktu relatif cepat berangsur surut,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen menjaga kredibilitas perusahaan sekaligus memastikan tata kelola lingkungan tetap menjadi prioritas utama demi kenyamanan penghuni.
Sebagai bentuk tanggung jawab, pengembang tidak tinggal diam. Sejumlah langkah mitigasi langsung dilakukan, antara lain: Pembangunan dan perbaikan saluran pembuangan air sesuai SOP, Pembangunan bendungan kecil sebagai penahan debit air, Pengadaan empat pompa diesel untuk percepatan penyedotan, Peninggian dinding serta pondasi sungai, Penguatan pagar keliling yang difungsikan sebagai tanggul, dan Peninggian area gerbang utama
Editor : Arif Ardliyanto