Ramadan Sepi Pengunjung, Pedagang Busana di DTC Surabaya Keluhkan Penurunan Omzet
SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Suasana Ramadan yang biasanya identik dengan meningkatnya aktivitas belanja justru terasa berbeda di Darmo Trade Center (DTC) Surabaya tahun ini.
Sejumlah pedagang busana mengeluhkan turunnya jumlah pengunjung secara signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Pantauan di lokasi pada pekan kedua Ramadan menunjukkan lorong-lorong pusat perbelanjaan tersebut tampak lengang, terutama pada siang hingga sore hari. Beberapa toko pakaian yang biasanya ramai pembeli terlihat sepi, bahkan ada yang tidak didatangi pelanggan dalam kurun waktu cukup lama.
Salah satu pemilik toko busana muslim, Siti Fatimah (45), mengaku omset penjualannya turun hingga 40 persen dibandingkan Ramadan lima tahun lalu.
“Dulu menjelang Lebaran seperti ini sudah ramai. Sekarang pembeli jauh berkurang. Kadang sehari tidak sampai sepuluh orang yang masuk toko,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).
Sepinya pengunjung DTC juga sempat viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah video yang memperlihatkan kondisi lorong pusat perbelanjaan yang lengang beredar luas dan memicu beragam komentar warganet.
Ada yang menyampaikan keprihatinan, namun ada pula yang membandingkan kondisi tersebut dengan pusat perbelanjaan modern di Surabaya yang tetap ramai selama Ramadan.
Para pedagang menilai perubahan perilaku konsumen menjadi salah satu penyebab utama. Masyarakat kini lebih memilih berbelanja secara daring melalui berbagai platform e-commerce yang menawarkan kemudahan transaksi, potongan harga, hingga layanan pengiriman langsung ke rumah.
Selain itu, sebagian konsumen juga mulai beralih ke pusat perbelanjaan modern yang dinilai lebih nyaman dan menawarkan konsep belanja sekaligus hiburan. Fasilitas pendingin ruangan yang lebih baik, area parkir luas, serta kehadiran berbagai merek ternama menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Menghadapi perubahan tersebut, sejumlah pedagang di DTC mulai beradaptasi dengan mengikuti tren pasar. Sebagian membuka toko daring di marketplace, memanfaatkan promosi melalui media sosial, hingga memberikan potongan harga khusus Ramadan untuk menarik minat pembeli.
Menjelang Idul Fitri, para pedagang di DTC masih berharap situasi akan membaik. Mereka menggantungkan harapan pada lonjakan belanja di hari-hari terakhir Ramadan yang selama ini menjadi momen puncak penjualan.
“Biasanya H-7 sampai H-3 Lebaran ada peningkatan. Kami masih berharap pembeli datang,” tutur Siti Fatimah.
Editor : Arif Ardliyanto