Hukum Tahajud Setelah Witir di Bulan Ramadan, Perlu Ulang Witir atau Tidak? Ini Penjelasannya
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Ramadan selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Malam-malam terasa lebih hidup. Masjid penuh, lantunan ayat suci terdengar lebih lama, dan banyak umat Islam berusaha menambah amalan terbaiknya.
Selepas tarawih dan witir, sebagian jamaah pulang untuk beristirahat. Namun tak sedikit yang memasang alarm dini hari demi bangun menunaikan salat tahajud. Di sinilah pertanyaan kerap muncul: bolehkah salat tahajud dilakukan setelah sebelumnya melaksanakan salat witir?
Ramadan dikenal sebagai bulan penuh keberkahan. Pahala ibadah dilipatgandakan, doa-doa lebih mudah dikabulkan, dan malam-malamnya menyimpan keistimewaan.
Selain ibadah wajib seperti puasa dan salat lima waktu, umat Islam juga berlomba menunaikan ibadah sunnah, mulai dari tarawih, witir, hingga tahajud.
Salat tahajud sendiri merupakan ibadah malam yang sangat dianjurkan. Dalam Al-Qur’an Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Isra ayat 79:
“Dan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud sebagai ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.”
Ayat ini menjadi motivasi kuat bagi banyak Muslim untuk menghidupkan malam, terlebih di bulan Ramadan.
Editor : Arif Ardliyanto