H-7 Lebaran, Antrean Kendaraan Mengular ke Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Sopir Bilang Begini!
Rudi (42), seorang pengemudi truk logistik yang ikut terjebak dalam antrean panjang, mengaku sudah menunggu cukup lama sebelum dapat mendekati area pelabuhan.
Menurutnya, kondisi lalu lintas semakin padat karena banyak kendaraan yang mencoba mendahului antrean.
“Sejak pagi sudah mulai antre. Banyak kendaraan yang saling mendahului supaya cepat masuk pelabuhan, akhirnya malah makin macet,” ujarnya.
Hal serupa juga dirasakan Andi (34), seorang pengendara mobil pribadi yang hendak menyeberang menuju Bali.
Ia mengaku perjalanan menuju pelabuhan kali ini memakan waktu jauh lebih lama dibanding hari biasa.
“Biasanya tidak selama ini. Antrean sudah terlihat beberapa kilometer sebelum pelabuhan. Kalau kendaraan berhenti lama, bahan bakar juga jadi lebih boros,” katanya.
Dari pantauan di lapangan, meningkatnya jumlah truk logistik dipengaruhi oleh aktivitas distribusi barang menjelang Hari Raya Idulfitri.
Sebagian pengemudi memilih menyeberang lebih awal untuk menghindari kebijakan pembatasan operasional kendaraan berat yang biasanya diterapkan saat puncak arus mudik Lebaran.
Untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, personel dari Satuan Lalu Lintas Polresta Banyuwangi bersama anggota Kodim 0825 Banyuwangi terlihat aktif melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar akses pelabuhan.
Petugas di lapangan mengatakan pihaknya terus berupaya mengatur antrean agar kendaraan tetap bergerak dan tidak saling menyerobot.
“Kami melakukan pengaturan agar kendaraan tetap tertib di jalur antrean dan tidak saling mendahului. Harapannya arus lalu lintas bisa lebih lancar,” ujarnya.
Pengendara yang hendak menyeberang juga diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari memastikan kondisi kendaraan hingga memperhitungkan waktu tempuh agar perjalanan tetap aman dan nyaman menjelang Lebaran.
Editor : Arif Ardliyanto