Idulfitri 2026 di Grobogan, Kiai Serukan Tinggalkan Dendam dan Perbanyak Silaturahmi
GROBOGAN, iNewsSurabaya.id – Momentum Hari Raya Idulfitri dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat nilai kebersamaan dan memperbaiki hubungan antarsesama. Hal ini disampaikan dalam ceramah Idulfitri yang menekankan pentingnya menghapus ancam-ancaman, dendam, serta memperbanyak silaturahmi dan ziarah.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Soderi mengingatkan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan, melainkan titik balik untuk membersihkan hati dari berbagai penyakit batin. Ia menyoroti masih banyaknya sikap saling mengancam dan menyimpan dendam yang justru merusak ukhuwah di tengah masyarakat.
“Jangan lagi ada ancam-ancaman dan dendam di antara kita. Idulfitri adalah saatnya kembali suci, saling memaafkan dengan tulus, bukan hanya di lisan tetapi juga di dalam hati,” ujar Ustaz Soderi di hadapan jamaah.

Ia juga menegaskan bahwa saling memaafkan tidak boleh setengah hati. Menurutnya, memaafkan harus disertai niat untuk memperbaiki hubungan dan membuka lembaran baru tanpa prasangka. Dengan begitu, suasana damai dan harmonis dapat tercipta di lingkungan masyarakat.
Selain itu, Ustaz Soderi mengajak umat Islam untuk menghidupkan tradisi silaturahmi. Mengunjungi keluarga, tetangga, hingga sahabat menjadi salah satu amalan utama yang membawa keberkahan setelah sebulan penuh menjalani ibadah Ramadan.
“Silaturahmi itu memperpanjang umur dan melapangkan rezeki. Jangan sampai hubungan terputus hanya karena ego dan gengsi,” tambahnya.
Editor : Arif Ardliyanto