get app
inews
Aa Text
Read Next : BREAKING NEWS: KA Barang Anjlok di Surabaya, Dentuman Keras Kejutkan Warga Pasar Turi

Posko Mudik di Pasar Turi Ini Jadi Oase Pemudik, Tempat Rehat Aman di Tengah Perjalanan Panjang

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:28 WIB
header img
PDIP Surabaya dirikan posko mudik Lebaran 2026 di Pasar Turi. Sediakan tempat istirahat, makanan, dan layanan kesehatan bagi pemudik agar perjalanan aman dan nyaman. Foto ist

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Di tengah padatnya arus mudik Lebaran 2026, secercah kenyamanan hadir bagi para pelintas kota. Di depan Stasiun Pasar Turi, sebuah posko sederhana berdiri, namun menyimpan makna besar: tempat bernaung bagi mereka yang tengah menempuh perjalanan panjang menuju kampung halaman.

Posko Gotong Royong Mudik yang didirikan PDI Perjuangan Kota Surabaya ini bukan sekadar tempat singgah. Ia menjadi ruang jeda, tempat para pemudik melepas lelah, meneguk minuman hangat, hingga memulihkan tenaga sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Ketua DPC PDIP Surabaya, Armuji, menyebut posko ini sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mudik, terutama di titik-titik padat seperti kawasan Pasar Turi.

“Perjalanan mudik itu tidak mudah. Banyak yang menempuh jarak jauh dengan kondisi fisik yang terbatas. Kami ingin memastikan mereka punya tempat aman untuk beristirahat sejenak,” ujarnya. 

Di posko tersebut, pemudik bisa menemukan berbagai fasilitas sederhana namun berarti: tempat duduk untuk beristirahat, makanan ringan untuk berbuka dan sahur, minuman hangat, hingga layanan kesehatan dasar. Tak sedikit pemudik yang memanfaatkan posko ini untuk sekadar memejamkan mata sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Sekretaris DPC PDIP Surabaya, Saifuddin Zuhri, menjelaskan bahwa posko ini beroperasi selama 24 jam penuh, mulai H-7 hingga H+5 Lebaran. Petugas disiagakan secara bergantian agar pelayanan tetap optimal setiap waktu.

“Setiap saat ada petugas yang berjaga. Kami juga menyiapkan personel dengan kemampuan dasar kesehatan untuk membantu jika ada pemudik yang membutuhkan pertolongan pertama,” jelasnya.

Perhatian terhadap kondisi fisik pemudik juga menjadi fokus utama. Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan dan Anak DPC PDIP Surabaya, Fuad Benardi, mengingatkan pentingnya menjaga stamina selama perjalanan.

Menurutnya, kelelahan kerap menjadi faktor utama risiko kecelakaan saat mudik. Karena itu, ia mengimbau pemudik untuk tidak memaksakan diri.

“Kalau sudah lelah, berhenti dan istirahat. Jangan sampai memaksakan perjalanan karena bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya perhatian ekstra bagi pemudik yang membawa anak-anak maupun lansia. Kebutuhan makanan, cairan, hingga kondisi kesehatan harus benar-benar diperhatikan selama perjalanan.

Di balik hiruk pikuk arus mudik, keberadaan posko ini menjadi pengingat bahwa perjalanan pulang kampung bukan hanya soal sampai tujuan, tetapi juga tentang keselamatan dan kepedulian di sepanjang jalan.

Melalui Posko Gotong Royong Mudik ini, PDIP Surabaya berharap bisa menjadi bagian kecil dari perjalanan besar para pemudik—membantu mereka pulang dengan lebih aman, lebih nyaman, dan penuh harapan untuk berkumpul kembali dengan keluarga di hari kemenangan.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut