Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Anak 16 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Tiri Selama Hampir Setahun
Advertisement . Scroll to see content

Mencuri di Tempat Kerja, Karyawan Baru Toko Donat di Kedung Rukem Ditangkap Polisi

Jum'at, 03 April 2026 | 11:06 WIB
  • author Andika
Mencuri di Tempat Kerja, Karyawan Baru Toko Donat di Kedung Rukem Ditangkap Polisi
Polsek Tegalsari berhasil menangkap karyawan baru yang menguras isi toko. (Foto : Istimewa).

SURABAYA iNews.id – Unit Reskrim Polsek Tegalsari berhasil mengungkap kasus pencurian di Toko Donat Potato, Jalan Kedung Rukem, Surabaya, yang sempat viral di media sosial. Pelaku ternyata merupakan karyawan baru di toko tersebut.

Peristiwa pencurian ini terjadi pada Sabtu (28/3/2026), sekitar pukul 02.30 WIB. Tersangka berinisial DS (24), warga Rawabuntu, Serpong, Tangerang, diringkus polisi setelah diduga memanfaatkan statusnya sebagai pegawai untuk menguras isi toko.

Kasus ini bermula saat korban berinisial H, warga Waru, Sidoarjo, mengunggah rekaman CCTV yang memperlihatkan aktivitas mencurigakan di tokonya saat dini hari. Pelaku baru bekerja selama beberapa hari sebagai penjaga toko.

"Keesokan harinya, korban memeriksa rekaman CCTV dan menyadari pelaku sudah menghilang dari lokasi," ujar Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto, Kamis (2/4/2026).

Berdasarkan rekaman kamera pengawas, DS terlihat beraksi pada Sabtu pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Pelaku membawa kabur sejumlah aset toko. Di antaranya, dua tabung LPG 3 kg, satu unit tablet merek Advan, satu unit mesin press minuman dan uang tunai sebesar Rp100.000. Akibat tindakan tersebut, korban mengalami kerugian materil sekitar Rp4,5 juta dan segera melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Tegalsari.

Berbekal hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan identifikasi melalui CCTV, tim Reskrim Polsek Tegalsari melacak pelarian pelaku. DS akhirnya berhasil diamankan di Terminal Giwangan, Yogyakarta, saat hendak melarikan diri lebih jauh.

Kanit Reskrim Polsek Tegalsari, Iptu Rasyad Rizqy, mengungkapkan bahwa modus operandi pelaku adalah berpura-pura melamar kerja untuk mendapatkan akses dan kepercayaan pemilik usaha. "Pelaku masuk melalui jalur rekrutmen karyawan. Setelah mendapatkan kepercayaan dan akses penuh, ia memanfaatkan situasi sepi untuk mengambil barang-barang milik korban," jelas Iptu Rasyad.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut