Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 5 UMKM Ini Jadi Sorotan Saat Pameran di Surabaya, Produk Lokal Curi Perhatian Pengunjung
Advertisement . Scroll to see content

Bantuan Truk untuk KDKMP Banyuwangi Turun, Pemerintah Ingin Distribusi Produk Lokal Makin Cepat

Kamis, 09 April 2026 | 05:45 WIB
  • author Siswanto
Bantuan Truk untuk KDKMP Banyuwangi Turun, Pemerintah Ingin Distribusi Produk Lokal Makin Cepat
Delapan truk bantuan pemerintah untuk koperasi desa di Banyuwangi membawa harapan baru bagi petani dan UMKM, mempercepat distribusi dan mendorong ekonomi lokal. Foto siswanto

BANYUWANGI, iNewsSurabaya.id – Deretan truk berwarna cerah dengan tulisan “KopDes Merah Putih” di bodinya tampak mencuri perhatian di halaman Kodim 0825/Banyuwangi. Bukan sekadar kendaraan, delapan unit truk ini membawa harapan baru bagi para petani, pelaku UMKM, dan penggerak koperasi desa.

Pemerintah melalui Kementerian Koperasi RI menyalurkan bantuan armada operasional berupa truk Mitsubishi Canter FE-74HD untuk mendukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Bantuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi berbasis desa yang selama ini menjadi tulang punggung masyarakat Banyuwangi.

Bagi banyak warga desa, persoalan distribusi selama ini bukan hal sepele. Hasil panen kerap terlambat sampai ke pasar, biaya angkut membengkak, hingga peluang keuntungan tergerus di jalan. Kini, dengan hadirnya armada baru, harapan itu perlahan berubah menjadi kenyataan.

Pasiter Kodim 0825/Banyuwangi, Kapten Infanteri Sumantri, mengatakan bahwa bantuan ini bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan bagian dari strategi besar pemerintah dalam menguatkan ekonomi kerakyatan.

“Keberadaan truk ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas distribusi barang dan hasil usaha koperasi desa. Ini menjadi langkah strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Lebih dari itu, ia menegaskan bahwa armada tersebut akan membuka akses yang lebih luas bagi koperasi desa untuk menjangkau pasar. Produk-produk lokal yang sebelumnya hanya beredar di wilayah terbatas kini berpeluang menembus pasar yang lebih besar.

“Ini bukan sekadar kendaraan. Ini adalah alat untuk mempercepat perputaran ekonomi desa, meningkatkan nilai tambah produk lokal, dan memperluas jaringan distribusi,” tambahnya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut