SK Kontroversial PSSI Jatim Tuai Kritik, Dinilai Keluar dari Mandat Kewenangan yang Diberikan
Di sisi lain, Wakil Ketua Plt Asprov PSSI Jatim yang juga CEO Deltras Sidoarjo, Amir Burhanudin, belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait polemik ini. Saat dikonfirmasi, ia memilih untuk tidak banyak berkomentar.
“Mohon maaf, saat ini saya belum bisa memberikan keterangan,” ujarnya singkat.
Minimnya penjelasan dari pihak terkait justru menambah ketidakjelasan arah kebijakan organisasi. Situasi ini juga memunculkan kembali pertanyaan lama terkait penundaan kongres yang sebelumnya dijadwalkan pada Desember 2025.
Alasan bencana yang sempat dijadikan dasar penundaan kini dinilai sudah tidak relevan. Pasalnya, hingga lebih dari empat bulan berlalu, belum ada kepastian mengenai jadwal pelaksanaan KLB.
Jika kondisi ini terus berlanjut tanpa kejelasan, bukan tidak mungkin konflik internal akan semakin meluas. Dampaknya, proses demokrasi di lingkungan PSSI Jawa Timur berpotensi terganggu, padahal transparansi dan ketepatan waktu menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik.
Editor : Arif Ardliyanto