Cetak Pemimpin Muda, Siswa SMA hingga Mahasiswa Surabaya Dibekali Skill Leadership dan Podcast
Sementara itu, Kabid Kepemudaan Disbudporapar Kota Surabaya, Farida Fitrianing Arum, menegaskan bahwa program ini sengaja dirancang lintas jenjang pendidikan untuk menciptakan ruang belajar yang dinamis.
“Anak-anak SMA bisa belajar dari pengalaman mahasiswa, sementara mahasiswa juga belajar memahami sudut pandang adik-adiknya. Di sinilah kepemimpinan itu tumbuh—dari interaksi dan kolaborasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu membentuk karakter pemuda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki empati, kemampuan komunikasi, dan jiwa kepemimpinan yang kuat.
Dengan adanya program ini, Pemkot Surabaya berharap lahir generasi muda yang adaptif, kreatif, dan siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Terlebih di era digital saat ini, kemampuan memimpin tidak hanya diuji di ruang formal, tetapi juga dalam memanfaatkan teknologi dan media sebagai sarana komunikasi yang efektif.
Program pembinaan ini menjadi bukti bahwa investasi pada generasi muda merupakan langkah strategis dalam membangun masa depan kota yang lebih maju dan berdaya saing.
Editor : Arif Ardliyanto