Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Fast Fashion dan Budaya Buang Pakaian, jadi Ancaman Nyata Lingkungan Kota
Advertisement . Scroll to see content

Tren Belanja Anak Muda Mulai Berubah, Produk Asal Cina Ini Pilih PIndah ke Penjualan Offline

Minggu, 26 April 2026 | 05:08 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Tren Belanja Anak Muda Mulai Berubah, Produk Asal Cina Ini Pilih PIndah ke Penjualan Offline
KKV resmi masuk Indonesia dengan konsep experiential retail. Hadirkan 10 toko di 6 kota, tawarkan pengalaman belanja unik yang menyasar generasi muda. Foto tangkap layar

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Di tengah derasnya arus belanja online, ada satu hal yang mulai dirindukan banyak orang: pengalaman. Bukan sekadar membeli barang, tetapi menikmati prosesnya. Fenomena inilah yang kini mulai kembali menghidupkan ritel offline di Indonesia.

Peluang ini dibaca jeli oleh brand gaya hidup asal Tiongkok, KKV. Tanpa ragu, KKV langsung tancap gas dengan strategi ekspansi agresif ke pasar Indonesia—bukan sekadar uji coba, melainkan langkah serius untuk membangun pijakan jangka panjang.

Pada tahap awal, KKV menargetkan pembukaan 10 toko di enam kota besar. Nama-nama seperti Jakarta, Surabaya, Semarang, hingga Padang masuk dalam daftar ekspansi, mencerminkan fokus mereka pada pusat ekonomi sekaligus gaya hidup anak muda.

Menurut COO International Business KK Group, Rojen Wu, Indonesia bukan sekadar pasar baru, melainkan salah satu kunci penting dalam peta ekspansi Asia Tenggara.

“Sebanyak 10 toko akan hadir di sejumlah kota besar untuk menjangkau konsumen yang semakin mengutamakan pengalaman,” ujarnya.

Berbeda dengan toko ritel konvensional, KKV membawa konsep “lifestyle retail store” yang menggabungkan estetika, variasi produk, dan harga terjangkau dalam satu ruang.

Di dalam satu toko, pengunjung bisa menemukan lebih dari 10.000 jenis produk—mulai dari camilan, produk kecantikan, hingga mainan tren. Namun, yang membuatnya berbeda bukan hanya jumlah barang, melainkan cara semuanya disajikan.

Rak-rak ditata dinamis, sudut-sudut toko dirancang untuk dieksplorasi, dan koleksi produk terus diperbarui. Bagi banyak pengunjung, masuk ke KKV terasa seperti berburu kejutan—bukan sekadar berbelanja.

Salah satu daya tarik utama KKV terletak pada desain ruangnya. Mengusung konsep “Gift 4.0”, toko ini tampil dengan warna kuning ikonik berpadu aksen biru yang segar.

Tak hanya itu, instalasi tematik dan display interaktif membuat setiap sudut toko terasa hidup. Tak heran jika banyak pengunjung datang bukan hanya untuk membeli, tetapi juga mengabadikan momen.

Untuk menyambut kehadirannya di Indonesia, KKV menyiapkan rangkaian acara pembukaan yang dirancang penuh interaksi.

Pada 1 Mei 2026, salah satu gerai di Jakarta akan menghadirkan aktivitas seperti gacha dan photobooth. Dua hari berselang, aktris Michelle Ziudith dijadwalkan hadir menyapa pengunjung secara langsung.

Kehadiran figur publik ini diharapkan menambah daya tarik sekaligus memperkuat posisi KKV sebagai destinasi belanja yang juga sarat hiburan.

Masuknya KKV ke Indonesia bukan sekadar ekspansi bisnis, tetapi juga menandai perubahan arah industri ritel. Kini, belanja bukan lagi soal kebutuhan semata, melainkan pengalaman sosial yang menyenangkan.

Konsep “experiential retail” yang diusung KKV mencoba menjawab kebutuhan generasi muda yang ingin lebih dari sekadar transaksi—mereka mencari interaksi, eksplorasi, dan keseruan dalam satu tempat.

“Melalui KKV, kami ingin menghadirkan pengalaman ritel yang menarik secara visual sekaligus menghadirkan produk global berkualitas dengan harga terjangkau,” tambah Rojen.

Di tengah dominasi e-commerce, langkah ini menjadi bukti bahwa toko fisik belum kehilangan pesonanya—justru sedang menemukan kembali jati dirinya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut