Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Warga Resah, Proyek Gedung Basuki Rahmat Surabaya Dihentikan Sementara
Advertisement . Scroll to see content

Alat Berat Masuk Diam-Diam, Warga Surabaya Kaget Proyek Gedung Basuki Rahmat Dimulai Pengembang

Senin, 04 Mei 2026 | 04:54 WIB
  • author Trisna Eka Adhitya
Alat Berat Masuk Diam-Diam, Warga Surabaya Kaget Proyek Gedung Basuki Rahmat Dimulai Pengembang
Warga Embong Kaliasin Surabaya terkejut alat berat masuk lokasi proyek gedung tanpa sosialisasi jelas. Kecamatan Genteng siapkan dialog. Foto iNewsSurabaya.id/trisna

Dalam pertemuan tersebut, pihak kecamatan akan mengundang perwakilan warga RW 07 untuk mendengarkan langsung keluhan serta masukan terkait aktivitas proyek yang tengah berjalan.

Jefry juga menjelaskan bahwa kegiatan yang saat ini dilakukan oleh pihak pengembang masih dalam tahap awal berupa uji teknis tanah atau pile test. Tahapan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi serta kekuatan tanah sebelum diputuskan apakah pembangunan dapat dilanjutkan.

“Yang dilakukan saat ini baru uji coba, belum masuk tahap konstruksi. Ini prosedur umum untuk melihat kelayakan tanah,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan pile test tidak memerlukan izin khusus, melainkan cukup pemberitahuan kepada pihak terkait. Sementara itu, proses perizinan pembangunan gedung sepenuhnya berada di bawah kewenangan Dinas Cipta Karya.

Pihak kecamatan, lanjut Jefry, hanya berperan dalam pengawasan serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan yang berlaku, sekaligus menjaga kondusivitas di lingkungan masyarakat.

Dengan adanya dialog yang akan difasilitasi, pemerintah berharap tercipta titik temu antara warga dan pengembang. Tujuannya agar rencana investasi tetap bisa berjalan tanpa mengabaikan kepentingan serta kenyamanan masyarakat sekitar.

“Ini masih tahap awal. Belum tentu juga langsung dibangun, karena masih melihat hasil uji tanahnya,” pungkasnya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut