Granat Aktif Ditemukan di Kebun Karet Banyuwangi, Diduga Produksi Pindad!
BANYUWANGI, iNewsSurabaya.id – Warga Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, dibuat geger setelah sebuah granat tangan ditemukan di area perkebunan karet pada Rabu pagi (6/5/2026). Beruntung, aparat kepolisian bergerak cepat sehingga bahan peledak tersebut berhasil dijinakkan tanpa menimbulkan korban jiwa.
Penemuan granat itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di Kebun Karet Afdeling Besaran, Kebun Kendenglembu, Desa Karangharjo. Benda berbahaya tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pekerja kebun bernama Aladin (45), saat tengah melakukan aktivitas pemupukan bersama sejumlah rekannya.
Awalnya, Aladin mengira benda tersebut hanyalah potongan besi biasa. Namun setelah diamati lebih dekat, bentuknya menyerupai granat tangan. Menyadari potensi bahaya, ia langsung melaporkan temuan tersebut kepada pihak administrasi perkebunan.

Laporan kemudian diteruskan ke Polsek Glenmore sekitar pukul 09.55 WIB. Tak berselang lama, petugas kepolisian yang dipimpin Kapolsek Glenmore AKP Budi Hermawan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan awal.
Area sekitar temuan granat segera disterilkan dengan pemasangan garis polisi guna mencegah warga mendekat. Situasi sempat membuat pekerja dan warga sekitar waspada, mengingat lokasi berada di area aktivitas perkebunan.
Penanganan lebih lanjut dilakukan oleh Tim Komposit Gegana Unit Jibom Sat Brimob Polda Jawa Timur yang didatangkan dari Bondowoso, dipimpin Aipda Halili. Tim khusus ini memiliki keahlian dalam menjinakkan bahan peledak berbahaya.
Dari hasil identifikasi awal, granat tersebut diduga merupakan jenis granat tangan 5 Off produksi Pindad. Meski dalam kondisi gagal ledak, benda itu tetap memiliki potensi bahaya tinggi jika tidak ditangani secara tepat.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan granat dalam kondisi tidak meledak, namun masih sangat berisiko,” ujar Aipda Halili.
Untuk menghindari kemungkinan yang tidak diinginkan, tim Gegana kemudian melakukan proses disposal atau pemusnahan di lokasi aman yang masih berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Proses tersebut berjalan lancar dan terkendali.
Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan lingkungan dalam penanganan tersebut. Warga yang sempat khawatir pun akhirnya bisa bernapas lega setelah situasi dinyatakan aman.
Sementara itu, Polresta Banyuwangi mengimbau masyarakat agar tetap waspada. Jika menemukan benda mencurigakan, warga diminta tidak menyentuh atau memindahkannya, melainkan segera melapor kepada pihak berwajib.
Langkah cepat pelaporan dari warga dinilai menjadi kunci penting dalam mencegah potensi bahaya yang lebih besar.
Editor : Arif Ardliyanto