get app
inews
Aa Text
Read Next : Lansia 85 Tahun di Surabaya Disekap Setahun, Harta Rp2 Miliar Raib

PDI Perjuangan Surabaya Target Tambah Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:53 WIB
header img
Musancab PDI Perjuangan Surabaya berlangsung meriah. Foto : Trisna.

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di Hotel Grand Empire Palace Surabaya, Minggu (10/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pendidikan Puti Guntur Soekarno, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono beserta jajaran, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Armuji bersama pengurus, serta para pengurus PAC dan ranting se-Kota Surabaya.

Dalam sambutannya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Armuji mengatakan Musancab merupakan agenda konsolidasi tahunan partai untuk memperkuat soliditas organisasi hingga tingkat kecamatan.

“Hari ini, DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya melaksanakan Musyawarah Anak Cabang. Ini merupakan konsolidasi tahunan dan hal yang biasa dalam organisasi. Kalau nanti ada rotasi dalam jajaran pengurus anak cabang, itu merupakan hal yang wajar,” ujar Armuji.

Wakil Wali Kota Surabaya yang akrab disapa Cak Ji itu menilai pelaksanaan Musancab tahun ini berlangsung meriah dan menunjukkan kekompakan kader PDI Perjuangan di Kota Pahlawan.

“Sepanjang saya di partai sejak tahun 1999, Musancab biasanya digelar sederhana di balai RW. Tetapi sekarang, dengan kekompakan DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, kita bisa bergotong royong memeriahkan Musancab ini,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran PAC yang selama lima tahun terakhir terus menggerakkan roda organisasi partai sehingga mampu mempertahankan eksistensi dan kemenangan PDI Perjuangan di Surabaya.

“Kepanasan, kehujanan, segala tenaga kalian curahkan supaya PDI Perjuangan tetap eksis dan menang di Surabaya,” ungkapnya.

Armuji berpesan kepada seluruh kader agar menjadi “manusia politik”, bukan sekadar politisi yang hanya mengejar kekuasaan sesaat.

“Kalau menjadi manusia politik, kalian punya ide, gagasan, dan inovasi bagaimana menggerakkan roda organisasi partai di tingkat kecamatan. Kalian harus mau turun ke bawah, mendengar rakyat, dan mencarikan solusi atas persoalan mereka,” tegasnya.

Menurutnya, kekuasaan sejatinya merupakan sarana untuk membantu masyarakat dan merealisasikan aspirasi rakyat.

“Kalau kita bisa berkuasa, kita bisa membantu apa yang menjadi jeritan rakyat. Itu manfaat kita berkuasa,” imbuhnya.

Cak Ji juga menegaskan DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya terbuka terhadap kritik dan masukan demi kemajuan partai ke depan. Ia menilai kolaborasi antara kader senior dan generasi muda menjadi langkah penting agar partai mampu mengikuti perkembangan zaman.

Sementara itu, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sekaligus Wakil Ketua DPRD Jatim, Deni Wicaksono, mengapresiasi semangat kader Surabaya dalam pelaksanaan Musancab yang disebutnya paling meriah dibanding daerah lain di Jawa Timur.

“Dari pantauan kami di 14 kabupaten/kota yang sudah melaksanakan Musancab, Kota Surabaya paling meriah dan layak menjadi penutup rangkaian Musancab,” kata Deni.

Ia juga menegaskan Surabaya sebagai etalase nasional harus mampu mempertahankan dominasi PDI Perjuangan pada Pemilu 2029, termasuk menambah kursi DPRD Kota Surabaya maupun mempertahankan kursi kepala daerah.

“Pak Ketua DPC tadi meyakinkan bahwa Pemilu 2029 kursi DPRD Kota Surabaya bisa naik. Ini harus menjadi gerak bersama seluruh kader PDI Perjuangan,” ujarnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut