get app
inews
Aa Text
Read Next : Kampus di Surabaya Ini Bikin Terobosan! Sistem Akademik dan Pembayaran Terkoneksi secara Digital

115 Pelajar Surabaya Adu Gagasan di Lomba Debat Indonesia 2026, Ini Daftar Juaranya

Minggu, 17 Mei 2026 | 05:51 WIB
header img
Sebanyak 115 pelajar mengikuti Lomba Debat Indonesia 2026 di UWP. Simak daftar juara dan pembicara terbaik tingkat Kota Surabaya. (Foto iNewsSurabaya.id/Arif).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Atmosfer kompetitif dan penuh adu gagasan mewarnai gelaran Lomba Debat Indonesia tingkat SMA/SMK/MA Kota Surabaya yang digelar di Kampus Universitas Wijaya Putra (UWP), Sabtu (16/5/2026). Para peserta tampil percaya diri menyampaikan argumentasi ilmiah, solusi sosial, hingga gagasan inovatif dalam setiap sesi debat.

Ajang tahunan yang digagas Pusat Prestasi Nasional tersebut kembali menjadi wadah pengembangan kemampuan berpikir kritis bagi pelajar. Tahun ini, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMA Kota Surabaya kembali dipercaya Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sidoarjo sebagai penyelenggara lomba cabang Bahasa Indonesia.

Sebanyak 115 siswa yang tergabung dalam 38 tim dari SMA, SMK, dan MA negeri maupun swasta se-Surabaya ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Pelaksanaan lomba dilakukan secara blended atau kombinasi daring dan luring.


Sebanyak 115 pelajar mengikuti Lomba Debat Indonesia 2026 di UWP. Simak daftar juara dan pembicara terbaik tingkat Kota Surabaya. Foto iNewsSurabaya.id/arif

Universitas Wijaya Putra dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan babak perempat final, semifinal, hingga final. Delapan tim terbaik hasil seleksi daring sebelumnya bertanding secara langsung di kampus UWP mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Tak sekadar menjadi arena kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang pembentukan karakter intelektual generasi muda. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UWP, Dr. Esa Wahyu Endarti, M.Si., menegaskan bahwa budaya debat memiliki keterkaitan erat dengan visi UWP dalam membangun generasi sociopreneur berbasis riset.

Menurutnya, kemampuan menyusun argumentasi berbasis data dan menghadirkan solusi atas persoalan sosial menjadi fondasi penting dalam dunia sociopreneurship.

“Debat melatih siswa melakukan riset, berpikir kritis, dan menghadirkan solusi. Itu sejalan dengan visi UWP menjadi universitas terkemuka dalam pengembangan sociopreneurship berbasis riset pada tahun 2030,” ujar Esa Wahyu saat membuka kegiatan.

Ia menambahkan, UWP terus membuka ruang bagi lahirnya pemimpin muda yang memiliki kepedulian sosial sekaligus kemampuan intelektual yang kuat sejak bangku sekolah menengah.

“Kami ingin para siswa terbiasa menghadapi persoalan nyata dengan solusi yang berkelanjutan. UWP siap menjadi rumah bagi calon sociopreneur masa depan,” katanya.

Persaingan semakin memanas saat babak final mempertemukan dua tim terbaik. Selain memperebutkan gelar juara utama, final juga menjadi penentu tiga pembicara terbaik tingkat Kota Surabaya.

Hasilnya, SMAN 5 Surabaya berhasil meraih Juara 1 Lomba Debat Indonesia cabang Bahasa Indonesia tingkat Kota Surabaya. Posisi Juara 2 diraih SMAK St Louis 1 Surabaya, sedangkan Juara 3 diraih SMAK St Louis 2 Surabaya.

Untuk kategori pembicara terbaik, posisi pertama diraih Viktoria dari SMAK St Louis 1 Surabaya. Sementara peringkat kedua diraih Dayana Aleashafa dari SMAN 5 Surabaya, dan posisi ketiga ditempati Xavier Akbar dari SMAN 16 Surabaya.

Sepanjang perlombaan, suasana kampus UWP tampak semarak dengan dukungan para guru dan pendukung masing-masing sekolah. Dewan juri yang terdiri dari akademisi dan praktisi menilai kualitas argumentasi peserta tahun ini mengalami peningkatan signifikan.

Para peserta dinilai mampu menyampaikan analisis berbasis data serta menawarkan solusi terhadap persoalan sosial dan ekonomi yang berkembang di masyarakat.

Kepala MGMP Bahasa Indonesia SMA Kota Surabaya, Miftahul Huda, M.Pd., memberikan apresiasi kepada UWP atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan lomba tersebut.

“Kami mengapresiasi UWP yang tidak hanya menyediakan fasilitas memadai, tetapi juga turut membangun budaya berpikir kritis dan solutif di kalangan pelajar,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan final yang berlangsung meriah di Kampus UWP, Lomba Debat Indonesia tahun ini tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga memperkuat lahirnya generasi muda Surabaya yang kritis, inovatif, dan siap membawa perubahan sosial berbasis riset.

Tiga pembicara terbaik nantinya akan mewakili Kota Surabaya dalam kompetisi tingkat Provinsi Jawa Timur.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut