get app
inews
Aa Text
Read Next : Lomba Karya Jurnalistik Energi 2026 Dibuka, Angkat Isu Ketahanan dan Inovasi Nasional

Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk

Minggu, 17 Mei 2026 | 07:09 WIB
header img
Presiden Prabowo didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meresmikan Museum Pahlawan Buruh Marsinah di Nganjuk. (Foto : Istimewa).

NGANJUK, iNewsSurabaya.id – Presiden Prabowo Subianto meresmikan sekaligus meninjau Museum Pahlawan Nasional Pejuang Buruh Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5/2026).

Museum Pahlawan Nasional Pejuang Buruh Marsinah dibangun tepat di samping rumah masa kecil Marsinah. Kehadiran museum tersebut menjadi satu kesatuan dengan kawasan ziarah yang diharapkan berkembang sebagai destinasi wisata edukasi perjuangan hak asasi manusia sekaligus pengungkit ekonomi masyarakat sekitar.

Pembangunan museum dilakukan melalui pendanaan yang berasal dari donasi buruh seluruh Indonesia serta dukungan keuangan independen dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengatakan museum tersebut menjadi pengingat penting bagi generasi muda tentang panjangnya perjuangan dalam membangun bangsa dan memperjuangkan keadilan.

“Ini peristiwa langka. Saya kira museum ini didirikan sebagai lambang, simbol, dan tonggak peringatan atas keberanian seorang pejuang muda perempuan yang memperjuangkan hak-hak kaum buruh,” ujar Presiden Prabowo.

Menurutnya, perjuangan Marsinah merupakan simbol perjuangan masyarakat kecil yang tidak memiliki kekuasaan maupun kekuatan.

“Perjuangan tersebut adalah lambang perjuangan mereka yang berada di pihak yang lemah, orang miskin yang tidak punya kekuasaan dan kekuatan,” imbuhnya.

Presiden Prabowo juga menilai peristiwa tragis yang menimpa Marsinah semestinya tidak terjadi apabila nilai-nilai Pancasila benar-benar dijalankan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Buruh adalah anak-anak bangsa, nelayan adalah anak-anak bangsa, semuanya anak bangsa. Pejabat hanya petugas yang menerima mandat,” tegasnya.

Dia pun mengaku bersyukur dapat mengesahkan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional Indonesia saat menjabat Presiden.

“Saya mendapat kehormatan ketika seluruh organisasi buruh datang dan sepakat mengusulkan Ibu Marsinah sebagai pahlawan nasional,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi penataan dan konsep Museum Pahlawan Nasional Pejuang Buruh Marsinah yang dinilai mampu menyajikan rekam jejak perjuangan Marsinah secara lengkap dan edukatif.

“Alhamdulillah isinya bagus, tertata indah dan rapi. Di dalamnya terdapat dokumentasi perjuangan Ibu Marsinah, mulai foto, kliping koran asli, hingga pakaian yang dikenakan sebelum jasadnya ditemukan,” ujar Khofifah.

Menurutnya, museum tersebut juga menghadirkan diorama kondisi buruh pada era 1990-an sehingga masyarakat dapat melihat secara langsung gambaran perjuangan buruh pada masa itu.

Khofifah juga memuji kesiapan lingkungan sekitar dalam mendukung pengembangan kawasan wisata edukatif tersebut. Ia menyebut Desa Nglundo telah ditetapkan sebagai desa wisata oleh Pemerintah Kabupaten Nganjuk pada 2026 dan kini telah memiliki Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang aktif mengelola potensi desa.

“Insya Allah ini akan semakin menunjang keberadaan museum dan menjadi amal jariyah Mbak Marsinah yang tetap membawa manfaat bagi masyarakat meski telah tiada,” katanya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut