Kuliah Gratis di Korsel! Dongseo University Siap Guyur Beasiswa untuk Mahasiswa Jatim
SURABAYA , iNewsSurabaya.id – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, membuka peluang kerja sama pendidikan internasional dengan Dongseo University, Korea Selatan, melalui program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi asal Surabaya dan berbagai daerah di Jatim.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) Jatim di tengah percepatan transformasi digital global.
Peluang kolaborasi itu dibahas saat Khofifah menerima audiensi delegasi Dongseo University yang dipimpin Profesor Park Inseon di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (21/5/2026).
Pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan kerja sama pendidikan di bidang teknologi digital, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), industri kreatif, perfilman, hingga broadcasting.
Khofifah menilai kemitraan dengan perguruan tinggi internasional menjadi langkah strategis untuk menyiapkan generasi muda Jatim menghadapi tantangan industri masa depan yang semakin berbasis teknologi.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jatim saat ini tengah memperkuat berbagai program pengembangan ekosistem digital. Karena itu, kehadiran jejaring pendidikan global seperti Dongseo University dinilai dapat mempercepat peningkatan kompetensi mahasiswa dan pelajar Jatim di sektor-sektor unggulan.
“Indonesia, khususnya Jatim, dengan berbagai program penguatan ekosistem digitalnya akan sangat terbantu jika program ini bisa dimaksimalkan. Mulai dari AI, computer science, perfilman, broadcasting, dan lainnya,” ujar Khofifah.
Ia menjelaskan, pihak Dongseo University meminta Pemprov Jatim menyiapkan bibit-bibit unggul yang memiliki talenta di bidang-bidang yang menjadi fokus pengembangan kampus tersebut. Sebagai tindak lanjut awal, universitas yang berbasis di Busan, Korea Selatan, itu disebut siap membuka peluang beasiswa bagi mahasiswa asal Jatim.
Menurut Khofifah, kesempatan tersebut menjadi peluang besar bagi pelajar dan mahasiswa Jatim untuk memperoleh akses pendidikan internasional sekaligus pengalaman global di bidang industri kreatif dan teknologi digital yang berkembang pesat.
Selain membahas peluang beasiswa, Khofifah juga mengungkapkan bahwa Profesor Park Inseon dijadwalkan hadir dalam forum East Java Innovative Education Summit yang digelar pada Kamis malam. Forum tersebut mempertemukan guru dan siswa SMK dari berbagai daerah di Jatim.
Ia menilai momentum tersebut penting untuk mempertemukan langsung pihak kampus dengan calon peserta potensial sekaligus mempererat komunikasi dalam penjajakan kerja sama pendidikan internasional yang lebih konkret.
“Saya rasa ketika terjadi pertemuan antara Dongseo University dengan para guru dan siswa, ini akan mendekatkan komunikasi-komunikasi yang nantinya bisa kita tindak lanjuti bersama,” katanya.
Meski demikian, Khofifah menyebut pembahasan terkait jumlah kuota maupun periode pemberian beasiswa masih berada pada tahap awal sehingga belum ada keputusan final mengenai teknis pelaksanaan program tersebut.
Namun, ia mengungkapkan bahwa pihak Dongseo University sebelumnya menyampaikan rata-rata terdapat sekitar 60 mahasiswa setiap tahun dalam program yang dijalankan kampus tersebut. Hal itu dinilai menjadi sinyal positif bagi peluang kerja sama pendidikan yang lebih luas di masa mendatang.
Sementara itu, Profesor Park Inseon menjelaskan kedatangannya ke Surabaya bertujuan memperkenalkan Dongseo University beserta berbagai program unggulan yang relevan dengan perkembangan industri kreatif dan teknologi digital global.
Ia menyebut sejumlah bidang yang menjadi fokus pengembangan kampus antara lain artificial intelligence (AI), digital creator, creative industry, hingga berbagai program berbasis teknologi kreatif lainnya yang saat ini menjadi kebutuhan dunia industri modern.
“Saya datang ke sini untuk memperkenalkan Dongseo University dengan berbagai programnya seperti AI, digital creator, creative industry, dan lainnya,” ujar Profesor Park Inseon.
Profesor Park juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Pemerintah Provinsi Jatim yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam membangun kolaborasi pendidikan global.
Menurutnya, dukungan tersebut akan menjadi modal penting agar kerja sama pendidikan antara Dongseo University dan Jatim dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi pelajar maupun mahasiswa asal Jatim.
Penjajakan kerja sama ini diharapkan menjadi pintu masuk peningkatan kualitas SDM Jatim melalui akses pendidikan internasional, khususnya pada sektor-sektor yang kini menjadi kebutuhan utama industri berbasis teknologi digital dan ekonomi kreatif.
Editor : Arif Ardliyanto