Orang Tua Siswa Wajib Tahu! Ini Skema Baru Jalur Prestasi SPMB Surabaya 2026
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Pemerintah Kota Surabaya mulai menerapkan skema baru dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SMP Negeri. Perubahan paling mencolok terjadi pada jalur prestasi akademik yang kini tidak lagi hanya mengandalkan nilai rapor, tetapi juga hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Kebijakan baru ini disiapkan untuk membuat proses seleksi siswa baru lebih kompetitif, objektif, sekaligus memberi peluang lebih luas bagi calon murid berprestasi di Kota Surabaya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati menjelaskan, jalur prestasi dalam SPMB 2026 mendapat kuota total sebesar 35 persen. Kuota tersebut dibagi ke dalam tiga kategori utama, yakni prestasi akademik, perlombaan dan pertandingan, serta penghafal kitab suci.
“Jadi ada tiga sub-jalur di situ. Nilai prestasi akademik 20 persen dari total kuota, kemudian jalur perlombaan dan pertandingan 12 persen, serta penghafal kitab suci 3 persen,” ujar Febrina.
Pada skema penerimaan siswa baru tahun ini, Dispendik Surabaya mengubah sistem penilaian jalur prestasi akademik. Jika sebelumnya hanya berdasarkan nilai rapor, kini hasil TKA ikut menjadi penentu utama kelulusan.
Dalam formulasi terbaru tersebut, nilai rapor memiliki bobot sebesar 60 persen, sedangkan hasil TKA menyumbang 40 persen.
“Nanti hasil TKA akan diproporsikan 40 persen. Sisanya adalah nilai rapor yang diproduksi oleh masing-masing sekolah,” kata Febrina.
Menurutnya, sistem kombinasi ini diharapkan mampu menciptakan proses seleksi yang lebih adil dan terukur bagi seluruh calon peserta didik baru.
Hasil TKA sendiri dijadwalkan diumumkan pada 26 Mei 2026. Setelah hasil keluar, calon siswa dan orang tua sudah bisa mulai memetakan peluang lolos ke SMP Negeri melalui jalur prestasi akademik.
Prestasi Berjenjang Dapat Nilai Lebih Tinggi
Selain jalur akademik, Pemkot Surabaya juga memberikan perhatian khusus pada prestasi non-akademik. Dalam mekanisme terbaru, kompetisi berjenjang yang digelar pemerintah akan memperoleh poin lebih tinggi dibandingkan open tournament atau turnamen terbuka.
Penilaian ini dilakukan karena kompetisi berjenjang dianggap memiliki proses seleksi lebih ketat dan bertahap, mulai tingkat kecamatan hingga nasional.
“Jenjang itu mulai dari tingkat kecamatan, naik ke kota, lalu provinsi hingga nasional. Poinnya jauh lebih besar daripada open tournament,” jelasnya.
Skema ini menjadi kabar baik bagi siswa yang aktif mengikuti ajang resmi pemerintah, baik di bidang olahraga, seni, maupun kompetisi akademik lainnya.
Seleksi Dibuka Bertahap, Siswa Punya Peluang Lebih Besar
Dispendik Surabaya juga menerapkan sistem seleksi bertahap dalam penerimaan siswa baru tahun ini. Jalur perlombaan dan penghafal kitab suci akan diproses lebih dahulu sebelum jalur prestasi akademik dibuka.
Dengan pola tersebut, peserta yang belum lolos pada jalur perlombaan masih memiliki kesempatan mengikuti seleksi jalur akademik menggunakan kombinasi nilai rapor dan TKA.
“Artinya kita memberi kesempatan lebih luas. Jadi yang sudah mengambil jalur perlombaan tapi belum beruntung, masih bisa masuk di jalur rapor,” terang Febrina.
Jadwal Lengkap Jalur Prestasi SPMB SMPN Surabaya 2026
Untuk jalur prestasi perlombaan akademik maupun non-akademik, tahapan verifikasi dibuka mulai 21 April hingga 15 Juni 2026. Pendaftaran berlangsung pada 27–29 Juni 2026 dan hasil seleksi diumumkan pada 30 Juni 2026.
Sementara jalur penghafal kitab suci memiliki jadwal serupa, yakni verifikasi 21 April–15 Juni 2026, pendaftaran 27–29 Juni 2026, dan pengumuman pada 30 Juni 2026.
Adapun jalur prestasi akademik dibuka lebih akhir, yakni pendaftaran pada 1–3 Juli 2026 setelah proses verifikasi berlangsung sejak 20 April hingga 15 Juni 2026. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 4 Juli 2026.
Editor: Arif Ardliyanto