Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : DPRD Bongkar 4 Masalah Warga Surabaya, BPJS Nonaktif hingga Ancaman Banjir
Advertisement . Scroll to see content

Curanmor hingga Gorong-Gorong Rusak, Ini Deretan Keluhan Warga ke DPRD Surabaya

Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:25 WIB
  • author Trisna Eka Adhitya
Curanmor hingga Gorong-Gorong Rusak, Ini Deretan Keluhan Warga ke DPRD Surabaya
Reses DPRD Surabaya di Sidotopo Wetan dipenuhi aspirasi warga soal keamanan kampung, infrastruktur saluran air, serta akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu. (Foto iNewsSurabaya.id/Trisna).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Di balik statusnya sebagai kota metropolitan, sejumlah persoalan mendasar ternyata masih menjadi keluhan utama warga Kota Surabaya. Mulai dari sulitnya akses masuk sekolah negeri, penertiban pedagang kaki lima (PKL), maraknya pencurian kendaraan bermotor (curanmor), hingga kondisi saluran air yang membahayakan warga masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah kota.

Berbagai aspirasi itu mengemuka saat Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Muhammad Saifuddin menggelar reses di RT 11 RW 09 Kelurahan Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran, Jumat (22/5/2026) malam.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Yayasan Bustanul Qur’an tersebut, warga menyampaikan langsung sejumlah persoalan yang mereka hadapi sehari-hari di lingkungan perkampungan.

Saifuddin mengatakan, persoalan pendidikan menjadi salah satu aspirasi paling dominan yang disampaikan masyarakat. Banyak orang tua berharap anak-anak mereka mendapatkan akses lebih mudah untuk masuk sekolah negeri, terutama bagi keluarga kurang mampu.

“Warga berharap anak-anak mereka yang dari TK bisa masuk SD negeri. Kadang orang tua murid kesulitan untuk bisa sekolah di SD negeri maupun SMP negeri,” ujar Saifuddin.

Politikus Partai Demokrat yang akrab disapa Bang Udin itu meminta Dinas Pendidikan Kota Surabaya memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat kecil agar bisa diterima di sekolah negeri.

“Saya berharap Dinas Pendidikan membuka selebar-lebarnya pendaftaran, khususnya bagi warga tidak mampu. Mereka sangat berharap bisa masuk sekolah negeri,” katanya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut