Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Akses Kesehatan Bertambah, Umsura Buka Klinik Rawat Inap untuk Masyarakat Surabaya
Advertisement . Scroll to see content

Ledakan Petasan di Jombang Makan Korban, Wajah Luka Parah Jempol Terancam Diamputasi

Rabu, 27 Mei 2026 | 16:41 WIB
  • author Zainul Arifin
Ledakan Petasan di Jombang Makan Korban, Wajah Luka Parah Jempol Terancam Diamputasi
Ledakan petasan rakitan di Kecamatan Mojoagung Jombang menyebabkan seorang pemuda mengalami luka bakar serius dan terancam amputasi jari tangan. Foto iNewsSurabaya.id/Zainul

JOMBANG, iNewsSurabaya.id – Malam takbir Iduladha yang seharusnya menjadi momen penuh sukacita berubah menjadi tragedi bagi Mohammad Eka Setyawan (23), warga Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Pemuda itu harus menjalani perawatan intensif setelah petasan yang dimainkan meledak dan melukai wajah serta tangannya.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Selasa malam (26/5/2026) sekitar pukul 22.30 WIB di jalan Desa Tanggalrejo. Ledakan keras dari petasan rakitan membuat suasana malam mendadak panik. Warga sekitar berusaha memberikan pertolongan sebelum korban dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas mengatakan, korban awalnya dibawa ke Puskesmas Mojoagung untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, karena luka yang dialami cukup serius, korban akhirnya dirujuk ke RSUD Jombang.

“Korban mengalami luka di jempol tangan kanan dan akan dilakukan amputasi serta luka bakar akibat percikan petasan di area wajah dan telinga sebelah kanan. Saat ini korban dirawat di RSUD Jombang,” ujar Yogas.

Menurut Yogas, pihak kepolisian pertama kali menerima informasi dari Puskesmas Mojoagung yang tengah menangani seorang pasien dengan luka akibat ledakan petasan. Setelah mendapat laporan tersebut, petugas langsung bergerak melakukan pengecekan.

Saat polisi mendatangi rumah korban di Dusun Tanggalrejo RT 003 RW 001, keluarga diketahui belum bersedia membuat laporan resmi terkait insiden tersebut. Meski demikian, aparat tetap melakukan penelusuran guna mengetahui kronologi kejadian secara lebih detail.

Petugas juga mendatangi rumah sakit tempat korban dirawat. Dari hasil pengecekan, kondisi korban terlihat lemah akibat luka serius pada bagian tangan dan wajah. Ledakan petasan itu diduga terjadi saat korban sedang bermain petasan rakitan bersama rekannya di lingkungan desa.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut