Di Tengah Ketidakpastian Ekonomi, UMKM Laundry Ini Rekrut Perempuan untuk Kelola Usaha Bersama
DEPOK, iNewsSurabaya.id – Di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan berbagai lapisan masyarakat, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga ketahanan ekonomi keluarga. Di Kota Depok, Jawa Barat, upaya tersebut diwujudkan melalui pendampingan terhadap pelaku usaha yang dinilai memiliki dampak sosial langsung bagi masyarakat, khususnya perempuan.
Salah satu UMKM yang mendapat perhatian adalah Nice Laundry Express. Selain bergerak di bidang jasa laundry, usaha ini juga membuka peluang kerja bagi perempuan, termasuk mereka yang berperan sebagai tulang punggung keluarga.
Founder Nice Laundry Express, Roni Mariko, S.Ag, mengatakan dukungan yang diterima menjadi motivasi bagi pelaku usaha untuk terus berkembang sekaligus menjaga keberlangsungan pekerjaan para karyawannya.
"Kami sangat bersyukur atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Program ini menjadi energi baru bagi kami untuk terus berkembang. Yang paling penting, keberlangsungan usaha ini berarti keberlangsungan penghasilan bagi para karyawan perempuan yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga mereka," ujar Roni.

Menurutnya, keberadaan usaha laundry tersebut tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis semata, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar. Sejumlah pekerja perempuan yang terlibat di dalamnya mengandalkan pekerjaan tersebut sebagai sumber utama penghasilan keluarga.
Corporate Secretary KMMB Consulting, Arkandi Linda Rukmana, S.M, menilai penguatan kapasitas UMKM memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan sebuah program pemberdayaan tidak hanya diukur dari bantuan yang diberikan, tetapi juga dari dampak jangka panjang yang dihasilkan.
"KMMB Consulting percaya bahwa UMKM merupakan fondasi penting perekonomian nasional. Karena itu, kami mendukung program yang mampu memperkuat kapasitas usaha sekaligus memberikan dampak sosial. Nice Laundry Express memiliki nilai tersebut karena tidak hanya menjalankan bisnis, tetapi juga berkontribusi terhadap kesejahteraan keluarga para pekerjanya," kata Arkandi.
Ia menambahkan, sinergi antara lembaga sosial, pelaku usaha, dan pihak pendamping menjadi faktor penting dalam menciptakan UMKM yang lebih tangguh menghadapi perubahan kondisi ekonomi.
Sementara itu, Founder Badowi Foundation, Mochamad Badowi, SM., MBA., CMA, menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat perlu dimulai dari sektor yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. UMKM, kata dia, menjadi salah satu instrumen efektif untuk menciptakan kemandirian ekonomi di tingkat keluarga.
"Kami melihat Nice Laundry Express bukan sekadar usaha jasa laundry. Di dalamnya ada perjuangan para perempuan yang bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Karena itu, dukungan terhadap UMKM seperti ini merupakan bentuk investasi sosial yang dampaknya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat," ungkap Badowi.
Menurutnya, penguatan UMKM yang melibatkan kelompok rentan, termasuk perempuan kepala keluarga, memiliki nilai strategis karena mampu menciptakan lapangan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Program pendampingan ini diharapkan mampu membantu peningkatan kualitas layanan, memperluas jangkauan usaha, serta mempertahankan peluang kerja yang telah tercipta. Selain itu, penguatan kapasitas usaha juga dinilai penting untuk meningkatkan daya saing UMKM di tengah persaingan ekonomi yang semakin dinamis.
Ke depan, model pemberdayaan serupa diharapkan dapat menjangkau lebih banyak UMKM yang memiliki dampak sosial tinggi, terutama usaha yang memberdayakan perempuan dan kelompok masyarakat rentan.
Melalui kolaborasi berbagai pihak, UMKM diyakini tetap menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pemerataan kesejahteraan di tingkat lokal.
Editor: Arif Ardliyanto