Bukan Sekadar Pameran, Ratusan Pelaku Usaha di Surabaya Bahas Cara Dongkrak Ekonomi Jatim
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Pertemuan pelaku usaha, dunia industri, perguruan tinggi, UMKM dan pemerintah dinilai menjadi salah satu ruang penting untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi Jawa Timur. Kolaborasi lintas sektor dibutuhkan agar gagasan, inovasi dan peluang usaha tidak berhenti di lingkungan masing-masing.
Gagasan tersebut mengemuka dalam Petranesian Business and Education Fair (PBEF) 2026 yang digelar di Galaxy Mall Surabaya, 17-20 September 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-65 Universitas Kristen Petra (UK Petra) itu mempertemukan sejumlah elemen yang memiliki keterkaitan dengan pengembangan ekonomi dan pendidikan.
Ketua Panitia PBEF 2026 Teddy Salim mengatakan, kegiatan tersebut dirancang dengan mempertemukan berbagai ekosistem, mulai pelaku usaha, industri, alumni, UMKM hingga lembaga pendidikan.
"Ini gabungan beberapa ekosistem, mulai dunia pendidikan, dunia industri, alumni, hingga civitas akademika UK Petra. Kami ingin membuka kesempatan untuk berkolaborasi," kata Teddy, Kamis malam (17/9/2026).
Menurut Teddy, pertemuan tersebut tidak semata-mata diarahkan untuk aktivitas bisnis. Interaksi antarpelaku usaha diharapkan dapat membuka komunikasi dengan mitra industri, investor, lembaga pendidikan maupun pihak lain yang memiliki kepentingan terhadap pengembangan usaha.
Dengan mempertemukan berbagai sektor dalam satu ruang, pelaku usaha dapat saling bertukar informasi mengenai kebutuhan pasar, peluang kerja sama hingga perkembangan sumber daya manusia yang dibutuhkan industri.
PBEF 2026 sendiri memanfaatkan area lebih dari 5.500 meter persegi dengan lebih dari 270 tenant. Selain pelaku usaha dan industri, kegiatan tersebut juga melibatkan sekolah serta sejumlah lembaga kursus.
Editor: Arif Ardliyanto