Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Diburu 270 Ribu Pengunjung, PRJ Jatim 2026 Pasang Target Transaksi Fantastis Rp50 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

UMKM Malang Naik Kelas, Dua Produk Lokal Tampil di Ajang Bergengsi Festival UNESCO 2026

Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:59 WIB
  • author Arif Ardliyanto
UMKM Malang Naik Kelas, Dua Produk Lokal Tampil di Ajang Bergengsi Festival UNESCO 2026
Dua UMKM binaan Pertamina asal Malang tampil di Malang City Expo 2026 sebagai upaya memperluas akses pasar, memperkuat daya saing, dan membuka peluang kemitraan bisnis. Foto iNewsSurabaya.id/ist

MALANG, iNewsSurabaya.id – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Malang terus didorong agar mampu memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan daya saing. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui keikutsertaan dalam Malang City Expo 2026, yang menjadi bagian dari rangkaian Festival UMKM Kota Kreatif UNESCO 2026.

Ajang ini menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, menjalin kemitraan bisnis, sekaligus memperluas akses ke pasar yang lebih luas. Beragam kegiatan seperti business matching, lokakarya, hingga pertunjukan budaya turut digelar untuk mendukung pengembangan ekosistem UMKM.

Dalam pameran tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menghadirkan dua UMKM binaan asal Kota Malang, yakni Fairuziba Bolen Malang dan Hataraya Food. Keduanya mendapat kesempatan memamerkan produk unggulan sekaligus membangun jejaring dengan calon mitra usaha.


Dua UMKM binaan Pertamina asal Malang tampil di Malang City Expo 2026 sebagai upaya memperluas akses pasar, memperkuat daya saing, dan membuka peluang kemitraan bisnis. Foto iNewsSurabaya.id/ist

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan bahwa penguatan UMKM tidak cukup hanya melalui peningkatan kapasitas produksi. Menurutnya, akses terhadap promosi dan pasar juga menjadi faktor penting agar pelaku usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.

"Keberhasilan pemberdayaan UMKM tidak hanya ditentukan oleh peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga keterbukaan akses promosi dan pasar. Kami terus membawa mitra binaan ke berbagai pameran strategis agar mereka dapat memperluas jejaring bisnis dan tumbuh secara berkelanjutan," ujarnya.

Dukungan terhadap pengembangan UMKM juga datang dari pemerintah. Asisten Deputi Pemasaran dan Digitalisasi Usaha Mikro Kementerian UMKM RI, Fiter Beresman Simanjorang, menilai festival bertaraf UNESCO tersebut menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus membuka peluang pasar yang lebih besar bagi pelaku usaha.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut