Tak Menunggu Lama, Lulusan SMK di Surabaya Banyak yang Langsung Kerja ke Industri
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Pendidikan vokasi menunjukkan perannya dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap terjun ke dunia kerja. Hal itu terlihat dari capaian lulusan SMK IPIEMS Surabaya yang berhasil menembus dunia industri, melanjutkan pendidikan tinggi, hingga merintis usaha mandiri setelah menyelesaikan pendidikan.
Berdasarkan hasil tracer study lulusan Generasi XV Tahun 2026, SMK IPIEMS Surabaya mencatat hasil yang menggembirakan. Dari total 178 lulusan, sebanyak 81 orang atau sekitar 46 persen telah berhasil berkarya melalui berbagai jalur, baik bekerja di perusahaan, melanjutkan kuliah, menjadi pekerja lepas (freelancer), maupun menjalankan usaha sendiri.
Kepala SMK IPIEMS Surabaya, Akhmad Fauzi, mengungkapkan bahwa puluhan lulusan telah terserap di dunia kerja hanya beberapa waktu setelah menyelesaikan pendidikan.
“Sebanyak 38 lulusan telah terserap di dunia kerja, dengan rincian 26 siswa direkrut melalui jalur Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan 12 siswa memperoleh pekerjaan melalui jalur non-PKL,” ujar Akhmad Fauzi.
Data sekolah menunjukkan bahwa program Praktik Kerja Lapangan (PKL) menjadi salah satu pintu utama bagi siswa untuk mendapatkan pekerjaan. Dari total lulusan yang telah bekerja, mayoritas direkrut langsung oleh perusahaan tempat mereka menjalani PKL.
Selain itu, sebanyak 13 lulusan juga telah aktif bekerja sebagai freelancer di berbagai bidang yang sesuai dengan kompetensi keahlian yang diperoleh selama menempuh pendidikan di SMK IPIEMS.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa model pendidikan vokasi yang mengedepankan praktik dan keterlibatan industri mampu meningkatkan peluang kerja bagi para lulusan.
Tak hanya sukses memasuki dunia kerja, lulusan SMK IPIEMS juga menunjukkan prestasi di bidang akademik. Sebanyak 27 lulusan berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Dari jumlah tersebut, 15 siswa diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), delapan siswa lolos melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), sementara empat siswa memilih melanjutkan studi di perguruan tinggi swasta.
Keberhasilan ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa lulusan SMK hanya berorientasi pada dunia kerja. Faktanya, peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tetap terbuka lebar bagi siswa vokasi.
Selain bekerja dan melanjutkan kuliah, sejumlah lulusan juga memilih menjadi pengusaha muda. Tercatat tiga lulusan telah memulai usaha secara mandiri dan mengembangkan bisnis sesuai minat serta keterampilan yang dimiliki.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menumbuhkan semangat kewirausahaan agar lulusan tidak hanya siap mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja.
Prestasi lainnya juga ditorehkan alumni SMK IPIEMS angkatan 2025. Sebanyak empat alumni berhasil diterima di Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur SNBT tahun ini.
SMK IPIEMS Perkuat Link and Match dengan Industri
Akhmad Fauzi menyampaikan apresiasi atas pencapaian para lulusan yang dinilai merupakan hasil kerja keras siswa, dukungan orang tua, dedikasi guru, serta kolaborasi erat antara sekolah dengan dunia usaha, dunia industri, dan perguruan tinggi.
“Kami bersyukur melihat lulusan SMK IPIEMS mampu berkembang melalui berbagai jalur setelah menyelesaikan pendidikan. Ada yang langsung bekerja, melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri maupun swasta, menjadi freelancer, hingga merintis usaha sendiri. Capaian ini menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi mampu membuka beragam peluang bagi peserta didik sesuai potensi yang mereka miliki,” kata Akhmad Fauzi.
Ia menambahkan, pihak sekolah akan terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperluas kemitraan dengan berbagai sektor industri guna meningkatkan daya saing lulusan di masa depan.
“Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperluas kemitraan agar semakin banyak lulusan yang sukses dan mampu bersaing di dunia kerja maupun pendidikan tinggi,” ujarnya.
Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh civitas SMK IPIEMS Surabaya untuk terus memperkuat program link and match dengan dunia usaha dan dunia industri, sehingga para lulusan semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang.
Editor : Arif Ardliyanto