Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Hari Kesaktian Pancasila, Lapas Banyuwangi Kobarkan Semangat Nasionalisme di Balik Jeruji Besi
Advertisement . Scroll to see content

Di Tengah Gempuran Era Digital, Nilai Pancasila Dikenalkan Melalui Fotografi Jurnalistik

Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:02 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Di Tengah Gempuran Era Digital, Nilai Pancasila Dikenalkan Melalui Fotografi Jurnalistik
Untag Surabaya mengajak generasi muda menghidupkan nilai-nilai Pancasila melalui seminar dan lomba fotografi jurnalistik dalam peringatan Bulan Bung Karno 2026. Pesan kebangsaan dikemas secara kreatif melalui karya visual. Foto iNewsSurabaya.id/arif

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda tidak harus selalu melalui ruang kelas atau ceramah formal. Di era digital saat ini, pesan kebangsaan juga dapat disampaikan melalui karya visual yang dekat dengan kehidupan anak muda, salah satunya fotografi jurnalistik.

Semangat itulah yang diusung Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026. Melalui Direktorat Sistem Informasi (DSI), YPTA menggelar Seminar Fotografi Jurnalistik bertema “Wajah Pancasila di Era Nasionalisme Modern” sekaligus memberikan apresiasi kepada para pemenang lomba fotografi “Pancasila dalam 1 Bingkai.”

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Rektorat Lantai 6 Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya tersebut diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri atas pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.


Untag Surabaya mengajak generasi muda menghidupkan nilai-nilai Pancasila melalui seminar dan lomba fotografi jurnalistik dalam peringatan Bulan Bung Karno 2026. Pesan kebangsaan dikemas secara kreatif melalui karya visual. Foto iNewsSurabaya.id/arif

Seminar menghadirkan Ketua Pengurus YPTA Surabaya, J. Subekti, serta fotografer jurnalistik Trisnadi Marjan sebagai narasumber yang berbagi pengalaman mengenai peran fotografi dalam membangun kesadaran sosial dan kebangsaan.

Direktur Sistem Informasi YPTA Surabaya, Eko Halim Santoso, menjelaskan bahwa fotografi dipilih karena memiliki kedekatan dengan kehidupan generasi muda dan mampu menjadi sarana komunikasi yang kuat dalam menyampaikan pesan-pesan kebangsaan.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga ruang edukasi dan kreativitas yang mengajak peserta memahami nilai-nilai Pancasila secara lebih kontekstual.

“Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya belajar fotografi, tetapi juga diajak mengingat kembali nilai-nilai Pancasila yang dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Fotografi menjadi media yang efektif untuk menyampaikan pesan tersebut,” kata Eko Halim.

Ia menambahkan, sebuah foto memiliki kekuatan lebih dari sekadar merekam momen. Gambar yang kuat mampu menyampaikan makna, membangun empati, hingga menggugah kesadaran publik terhadap berbagai persoalan sosial dan kebangsaan.

“Foto yang baik bukan hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki pesan dan nilai yang mampu menggerakkan kesadaran orang yang melihatnya,” ujarnya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut