Di Tengah Gempuran Era Digital, Nilai Pancasila Dikenalkan Melalui Fotografi Jurnalistik
Sementara itu, Ketua Pengurus YPTA Surabaya J. Subekti menegaskan bahwa peringatan Bulan Bung Karno menjadi agenda rutin yang selalu diselenggarakan untuk menjaga semangat nasionalisme sekaligus memperkuat pemahaman generasi muda terhadap ideologi Pancasila.
Menurut Subekti, Indonesia berdiri kokoh karena memiliki fondasi yang kuat berupa Pancasila. Karena itu, generasi muda perlu terus diingatkan tentang pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan bermasyarakat.
“Setiap tahun kami menyelenggarakan berbagai kegiatan selama Bulan Bung Karno sebagai upaya melawan lupa, agar generasi muda tetap memahami bahwa bangsa ini berdiri di atas dasar negara Pancasila,” tutur Subekti.
Ia menilai tantangan terbesar saat ini bukan karena generasi muda menolak Pancasila, melainkan minimnya figur atau teladan yang dapat mereka jadikan contoh dalam kehidupan sehari-hari.
“Anak-anak muda saat ini membutuhkan figur yang bisa menjadi panutan. Karena itu, nilai-nilai Pancasila harus terus dihadirkan dalam praktik kehidupan nyata agar lebih mudah dipahami dan diterapkan,” katanya.
Melalui seminar dan lomba fotografi tersebut, YPTA Surabaya berharap generasi muda mampu menerjemahkan nilai-nilai Pancasila ke dalam karya kreatif yang relevan dengan perkembangan zaman.
Pendekatan melalui fotografi dinilai mampu menjembatani pesan kebangsaan dengan bahasa visual yang lebih dekat dan mudah diterima oleh generasi digital.
Apresiasi terhadap kegiatan ini juga datang dari kalangan jurnalis. Totok, seorang jurnalis senior di Surabaya, menilai pengenalan Pancasila melalui media fotografi merupakan langkah kreatif yang efektif untuk membangun pemahaman ideologi bangsa di kalangan anak muda.
“Cara mengenalkan Pancasila melalui lensa fotografi seperti ini sangat baik dan perlu terus dilakukan. Untag Surabaya luar biasa karena konsisten menggelar kegiatan semacam ini setiap tahun,” ujarnya.
Editor: Arif Ardliyanto