Ribuan Peserta Gowes Saksikan Peluncuran Banteng Kalcer, Wadah Baru Gen Z dan Politik di Surabaya
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga DPC PDIP Surabaya, Khusnul Khotimah, menjelaskan bahwa Banteng Kalcer lahir dari kebutuhan menghadirkan ruang interaksi yang lebih sesuai dengan karakter generasi muda saat ini.
Menurutnya, masih banyak anak muda yang memandang politik sebagai sesuatu yang rumit, formal, dan jauh dari kehidupan sehari-hari. Karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih kreatif agar politik dapat dipahami secara lebih terbuka.
“Banteng Kalcer menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk berkumpul, berjejaring, sekaligus mengenal dunia politik dengan suasana yang lebih nyaman dan terbuka. Politik tidak harus selalu dibicarakan dalam forum formal, tetapi juga bisa hadir melalui aktivitas yang dekat dengan keseharian mereka,” kata Khusnul.
Melalui program tersebut, berbagai kegiatan akan digelar secara rutin, mulai dari olahraga bersama, diskusi santai, aksi sosial, hingga kolaborasi kreatif bersama komunitas anak muda di Surabaya.
Salah satu aktivitas yang telah mendapat sambutan positif adalah kegiatan olahraga bersama seperti running dan berbagai kegiatan komunitas yang tengah menjadi tren di kalangan generasi muda.
Khusnul menilai generasi muda memiliki potensi besar dalam menghadirkan ide dan inovasi untuk pembangunan daerah. Karena itu, ruang partisipasi harus dibuka seluas-luasnya agar mereka dapat terlibat secara aktif.
“Anak muda memiliki energi, ide, dan kreativitas yang luar biasa. Tinggal bagaimana kita membuka ruang agar mereka bisa berkontribusi, menyampaikan gagasan, dan merasa menjadi bagian dari gerakan bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, Banteng Kalcer tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga sarana membangun kepedulian sosial serta meningkatkan partisipasi generasi muda dalam kehidupan demokrasi.
“Melalui Banteng Kalcer, kami ingin menunjukkan bahwa politik bisa dekat dengan anak muda, bisa menyenangkan, dan bisa menjadi ruang untuk berkontribusi. Harapannya, semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam kegiatan sosial, kepemudaan, dan demokrasi secara positif,” jelasnya.
Peluncuran Banteng Kalcer pada Bulan Bung Karno dinilai menjadi simbol upaya PDIP Surabaya menghubungkan nilai-nilai perjuangan Bung Karno dengan semangat generasi masa kini. Di tengah perkembangan era digital dan perubahan pola komunikasi anak muda, pendekatan yang kreatif, kolaboratif, dan kekinian dinilai menjadi strategi penting untuk meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam kehidupan sosial maupun politik.
Antusiasme ribuan peserta dalam Gowes Kelana Bung Karno serta tingginya partisipasi kalangan Gen Z saat peluncuran Banteng Kalcer menjadi sinyal positif bahwa ruang-ruang interaksi yang lebih inklusif dan relevan masih sangat dibutuhkan oleh generasi muda Surabaya.
Editor: Arif Ardliyanto