Ratusan Siswa SD dan SMP Adu Bakat di Surabaya, Ini Deretan Juara GISKAGA Fire Competition 2026
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Semangat kompetisi, kreativitas, dan jiwa kepemimpinan ditanamkan sejak dini melalui ajang GISKAGA Fire Competition Season 2 yang digelar di SMK Ketintang Surabaya. Kegiatan ini sukses menarik ratusan peserta dari tingkat SD hingga SMP/MTs yang datang dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Ajang tahunan yang menjadi wadah pengembangan bakat anggota pramuka tersebut berlangsung meriah dan mendapat sambutan positif dari peserta, guru pendamping, hingga orang tua. Tidak hanya diikuti sekolah-sekolah dari Surabaya, kompetisi ini juga menghadirkan peserta dari Malang, Lumajang, Bangil, Gresik, dan sejumlah wilayah lainnya.
Acara dibuka melalui apel pagi yang diikuti seluruh peserta dan panitia. Suasana berlangsung khidmat sekaligus penuh antusiasme sebagai tanda dimulainya rangkaian perlombaan yang telah dipersiapkan sejak jauh hari.

Tahun ini, panitia menghadirkan lebih banyak cabang lomba dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Berbagai kompetisi yang menguji keterampilan, kreativitas, kecerdasan, hingga kerja sama tim digelar untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menantang.
Beberapa cabang yang diperlombakan antara lain Pioneering, SMS (Sandi, Morse, dan Semaphore), Jingle, Business Plan, Cerdas Cermat, serta Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD). Seluruh peserta tampil maksimal dengan menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri.
Tak hanya lomba, kemeriahan acara juga semakin terasa berkat penampilan sejumlah ekstrakurikuler SMK Ketintang Surabaya. Pertunjukan dance, musik band, dan berbagai hiburan lainnya sukses menghidupkan suasana sepanjang kegiatan berlangsung.
Ketua Pengarah GISKAGA Fire Competition Season 2, Lazua, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu peserta mengenali serta mengembangkan potensi yang dimiliki sejak usia dini.
"Tujuannya tak lain adalah untuk mengasah potensi dan keahlian, agar setiap anak sadar bahwa di dalam dirinya pasti terdapat bakat yang dapat dikembangkan. Melalui lomba ini pula, mereka dapat melihat dan menyadari bahwa banyak sekolah lain yang juga memiliki semangat yang sama untuk memajukan kepramukaan dengan cara dan pendekatan masing-masing," ujar Lazua.
Menurutnya, kompetisi bukan hanya tentang meraih kemenangan, tetapi juga menjadi sarana belajar, memperluas pertemanan, serta membangun karakter positif melalui pengalaman berorganisasi dan bekerja sama dalam tim.
Keunikan tersendiri hadir saat sesi penyerahan penghargaan. Kehadiran tokoh pewayangan Anoman sebagai tamu istimewa sukses mencuri perhatian peserta. Momen tersebut menambah kesan berkesan sekaligus menjadi pengalaman yang sulit dilupakan bagi para peserta.
Setelah melalui proses penilaian yang objektif oleh dewan juri, para juara dari masing-masing kategori akhirnya diumumkan. Beberapa sekolah berhasil mendominasi perolehan prestasi, di antaranya MI Miftahul Huda Malang, SDN Pucang 3 Surabaya, SMPN 3 Malang, SMPN 19 Surabaya, dan SMPN 2 Taman Sidoarjo.
Kesuksesan penyelenggaraan GISKAGA Fire Competition Season 2 menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap kegiatan kepramukaan yang edukatif dan kompetitif. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antaranggota pramuka dari berbagai daerah.
Panitia berharap GISKAGA dapat terus menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan generasi muda berkarakter, kreatif, mandiri, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat di masa depan.
Penulis: Putri dan Alfian, Anggota Jurnalis SMK Ketintang Surabaya
Editor : Arif Ardliyanto