get app
inews
Aa Text
Read Next : Gandeng Eks Personel DeadSquad, Isyana Sarasvati Lepas Single Burn

Romanssa Rilis Mini Album yang Lahir dari Persahabatan dan Perjuangan

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:28 WIB
header img
Grup band Romanssa. (Foto : ist).

JAKARTA, iNewsSurabaya.id – Band alternatif Romanssa resmi merilis mini album atau extended play (EP) bertajuk Penulis Lagu. Mini album berisi enam lagu tersebut menjadi penanda perjalanan musikal mereka.

Album ini juga refleksi kisah hidup para personelnya yang telah terjalin jauh sebelum Romanssa terbentuk sebagai sebuah band. Menariknya, sebagian personel Romanssa merupakan mantan anggota band pop-punk asal Jakarta, Summerlane. 

Berbekal pengalaman panjang di industri musik independen, mereka kini menghadirkan karya yang lebih personal, jujur, dan dekat dengan pengalaman hidup masing-masing.

Setelah merilis beberapa single, Romanssa menghadirkan Penulis Lagu sebagai karya yang lebih utuh. Setiap lagu dalam EP tersebut lahir dari pengalaman, keresahan, hingga perjalanan hidup yang pernah dialami para personelnya.

"Ini keluh kesah dan soundtrack hidup kami. Banyak hal yang terjadi dalam perjalanan kami, makanya tema lagu di EP ini cukup beragam," ujar drummer Romanssa, Bounty Ramdhan, Rabu (24/6/2026).

Gitaris Romanssa, Joe, menambahkan keberagaman tema dan warna musik menjadi salah satu kekuatan utama dalam mini album tersebut. Menurutnya, setiap lagu memiliki karakter yang berbeda sehingga dapat menjangkau selera pendengar yang lebih luas.

"Kalau misalnya tidak cocok dengan lagu 'C4ndu', masih ada lagu lain yang bisa didengarkan karena semuanya punya karakter masing-masing," kata Joe.

Proses pengerjaan EP Penulis Lagu terbilang cukup singkat. Romanssa terbentuk pada September 2025 dan berhasil merilis mini album tersebut pada Juni 2026. 

Meski usia band masih relatif muda, hubungan antar personel telah terjalin selama bertahun-tahun. Kedekatan tersebut membuat proses kreatif berjalan lebih cair.

"Romanssa memang baru secara usia band, tetapi proses hingga akhirnya terbentuk membutuhkan waktu sekitar lima tahun. Kami sudah sefrekuensi dan nyaman untuk bertukar ide serta berkarya bersama," jelas Bounty.

Bassis Romanssa, Alex, mengungkapkan komunikasi yang intens menjadi salah satu kunci kekompakan mereka. Hampir setiap hari para personel saling berkomunikasi. Tidak hanya membahas musik, tetapi juga berbagai hal lain yang menjadi minat bersama.

"Dari pagi sampai sore hampir setiap hari kami saling menelepon. Tidak cuma membahas musik, tetapi juga film dan game. Kami menyebutnya 'ngantor'," ungkap Alex.

Romanssa diperkuat oleh Bounty (drum), Joe (gitar), Bonar (gitar), Alex (bass), dan Ochin (vokal). Mereka merasa dipersatukan bukan hanya oleh kecintaan terhadap musik, tetapi juga pengalaman dan perjuangan serupa dalam meniti karier bermusik.

Semangat tersebut tercermin kuat dalam lagu utama berjudul Penulis Lagu. Lagu ini menjadi representasi perjalanan para personel yang terus bertahan berkarya meski tidak selalu berada di bawah sorotan industri musik.

"Lagu ini mewakili kami semua. Kami bisa bertahan karena menulis lagu. Meskipun belum pernah membuat karya yang viral, kami tetap bisa hidup dari musik dan memainkan lagu-lagu yang kami ciptakan sendiri," tutur Ochin.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut