Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bukan Jakarta atau Surabaya, Lamongan Kini Punya Pusat Data Internet yang Dilirik 70 Perusahaan
Advertisement . Scroll to see content

Investasi di Lamongan Dipermudah, Kawasan Industri Baru Siapkan Perizinan Terpadu Akses Strategis

Jum'at, 26 Juni 2026 | 06:41 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Investasi di Lamongan Dipermudah, Kawasan Industri Baru Siapkan Perizinan Terpadu Akses Strategis
Lamongan menghadirkan kawasan industri baru dengan layanan perizinan terpadu dan dukungan infrastruktur strategis untuk mempercepat investasi serta memperkuat pertumbuhan industri di Jawa Timur. Foto iNewsSurabaya.id/ist

LAMONGAN, iNewsSurabaya.id – Iklim investasi di Kabupaten Lamongan diproyeksikan semakin kompetitif dengan hadirnya kawasan industri baru yang menawarkan kemudahan perizinan, dukungan infrastruktur, serta konektivitas logistik. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat masuknya investasi sekaligus mendorong pertumbuhan sektor industri di Jawa Timur.

PT Jakamitra Indonesia, anak perusahaan Japfa, resmi memperkenalkan i-Sentra @Lamongan, sebuah kawasan industri yang mengusung konsep Smart-Eco Industrial Park. Kawasan ini disiapkan untuk menarik investasi dari dalam maupun luar negeri sekaligus mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional.

Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah sistem Perizinan Terpadu (One-Stop Licensing) yang dipadukan dengan kebijakan Kemudahan Layanan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK). Melalui skema tersebut, pelaku usaha dapat segera memulai pembangunan setelah memperoleh izin yang dibutuhkan, sehingga proses investasi menjadi lebih efisien.

Direktur Jakamitra, Benjamin Abednego Soenadi, mengatakan kawasan industri tersebut dirancang bukan hanya sebagai lokasi kegiatan manufaktur, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur industri nasional.

"I-Sentra @Lamongan hadir sebagai kawasan industri yang mendukung penguatan daya saing industri Indonesia melalui ekosistem yang berkelanjutan. Kami juga mengintegrasikan infrastruktur modern dengan kebijakan yang mendukung kemudahan investasi," ujar Benjamin.

Selain menawarkan kemudahan administrasi, kawasan industri ini berada di lokasi yang dinilai strategis. Kedekatannya dengan pelabuhan laut dalam internasional serta rencana pengembangan jaringan jalan tol diharapkan dapat memperlancar distribusi barang menuju pasar domestik maupun ekspor.

Dari sisi operasional, kawasan ini juga menerapkan konsep circular economy dengan pemanfaatan energi terbarukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan industri.

Ketersediaan sumber daya manusia juga menjadi salah satu faktor pendukung. Kawasan tersebut memiliki akses terhadap lebih dari 650 ribu tenaga kerja terampil dan semi-terampil yang berasal dari Lamongan, Surabaya, dan wilayah sekitarnya untuk memenuhi kebutuhan sektor manufaktur.

Tak hanya berorientasi pada industri umum, kawasan ini juga mengembangkan klaster pangan yang ditujukan untuk mendukung proses hilirisasi berbagai komoditas strategis. Menurut Benjamin, langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat rantai pasok nasional sekaligus meningkatkan nilai tambah sektor pangan di Jawa Timur.

Dengan kombinasi kemudahan perizinan, dukungan infrastruktur, dan pengembangan industri berkelanjutan, keberadaan kawasan industri ini diharapkan dapat menjadi salah satu pendorong peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi di Lamongan maupun Jawa Timur.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut