UMKM di Surabaya Dapat Pendampingan Promosi dari Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Begini Hasilnya
Pemilik Mie Ayam Rajawali, Didik, mengapresiasi pendampingan yang diberikan mahasiswa. Menurutnya, banner baru membuat tempat usahanya lebih mudah dikenali pelanggan.

Hal serupa disampaikan pemilik Permak Pakaian Nia, Nia. Ia mengaku media promosi tersebut memberikan manfaat bagi usahanya.
"Banner ini sangat membantu karena sekarang orang lebih mudah menemukan tempat usaha kami. Semoga ke depannya semakin banyak pelanggan yang datang menggunakan jasa jahit di sini," ujarnya.
Ketua kelompok mahasiswa Brigita Ayu menjelaskan, program tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari tugas perkuliahan, tetapi juga bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan UMKM di Surabaya.
"Kami berharap media promosi yang telah dibuat dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang dan membantu meningkatkan jumlah pelanggan kedua mitra. Program ini menjadi bukti bahwa komunikasi pembangunan dapat diwujudkan melalui langkah sederhana yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat," katanya.
Melalui program ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNTAG Surabaya menunjukkan bahwa konsep komunikasi pembangunan tidak berhenti pada teori di ruang kuliah, tetapi dapat diwujudkan dalam aksi nyata yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku UMKM diharapkan terus berlanjut sebagai upaya memperkuat ekonomi lokal sekaligus mendorong daya saing UMKM.
Penulis
Brigita Ayu dan Tim (Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya)
Editor : Arif Ardliyanto