UMKM di Surabaya Dapat Pendampingan Promosi dari Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Begini Hasilnya
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meningkatkan daya saing melalui penyediaan media promosi konvensional. Program tersebut merupakan implementasi mata kuliah Komunikasi Pembangunan dan Pemberdayaan yang dilaksanakan selama Juni 2026.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa mendampingi dua UMKM, yakni usaha kuliner Mie Ayam Rajawali di Kecamatan Nginden dan jasa permak pakaian Nia di Kecamatan Gubeng, Surabaya. Pendampingan difokuskan pada pembuatan media promosi untuk memperkuat identitas usaha sekaligus memperluas jangkauan pelanggan.
Sebelum merancang media promosi, mahasiswa melakukan observasi lapangan dan berdiskusi langsung dengan pemilik usaha. Pendekatan tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan, karakteristik usaha, serta potensi yang dimiliki masing-masing UMKM agar media yang dibuat tepat sasaran.
Berdasarkan hasil observasi, mahasiswa kemudian merancang dan memasang banner di lokasi usaha. Banner Mie Ayam Rajawali menampilkan nama usaha, menu andalan, serta informasi kontak dengan desain visual yang menarik. Sementara banner Permak Pakaian Nia memuat informasi layanan jahit, perbaikan pakaian, dan identitas usaha sehingga lebih mudah dikenali masyarakat.
Banner dipasang di titik yang mudah terlihat pengguna jalan. Kehadirannya diharapkan dapat meningkatkan visibilitas usaha sekaligus memperkuat identitas kedua UMKM di tengah persaingan usaha.
Pemilik Mie Ayam Rajawali, Didik, mengapresiasi pendampingan yang diberikan mahasiswa. Menurutnya, banner baru membuat tempat usahanya lebih mudah dikenali pelanggan.

Hal serupa disampaikan pemilik Permak Pakaian Nia, Nia. Ia mengaku media promosi tersebut memberikan manfaat bagi usahanya.
"Banner ini sangat membantu karena sekarang orang lebih mudah menemukan tempat usaha kami. Semoga ke depannya semakin banyak pelanggan yang datang menggunakan jasa jahit di sini," ujarnya.
Ketua kelompok mahasiswa Brigita Ayu menjelaskan, program tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari tugas perkuliahan, tetapi juga bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan UMKM di Surabaya.
"Kami berharap media promosi yang telah dibuat dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang dan membantu meningkatkan jumlah pelanggan kedua mitra. Program ini menjadi bukti bahwa komunikasi pembangunan dapat diwujudkan melalui langkah sederhana yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat," katanya.
Melalui program ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNTAG Surabaya menunjukkan bahwa konsep komunikasi pembangunan tidak berhenti pada teori di ruang kuliah, tetapi dapat diwujudkan dalam aksi nyata yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku UMKM diharapkan terus berlanjut sebagai upaya memperkuat ekonomi lokal sekaligus mendorong daya saing UMKM.
Penulis
Brigita Ayu dan Tim (Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya)
Editor : Arif Ardliyanto