Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Petik Laut Pancer Banyuwangi Digelar, Pancing Emas Jadi Bagian Ritual Sebelum Larung Sesaji
Advertisement . Scroll to see content

Ribuan Warga Padati Petik Laut Banyuwangi, Tradisi Syukur Nelayan yang Jadi Magnet Wisata Budaya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:35 WIB
  • author Siswanto
Ribuan Warga Padati Petik Laut Banyuwangi, Tradisi Syukur Nelayan yang Jadi Magnet Wisata Budaya
Tradisi Petik Laut Muncar Banyuwangi kembali menyedot ribuan pengunjung. Ritual larung sesaji menjadi simbol syukur nelayan sekaligus daya tarik wisata budaya. (Foto iNewsSurabaya.id/Siswanto).

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi akan terus memberikan dukungan terhadap pelestarian tradisi lokal karena tidak hanya memiliki nilai budaya yang tinggi, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

"Melalui tradisi seperti ini kita ingin budaya tetap lestari, masyarakat memperoleh manfaat ekonomi dari kunjungan wisatawan, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Banyuwangi ke tingkat yang lebih luas," katanya.

Tahun ini, Petik Laut Muncar kembali membuktikan daya tariknya sebagai destinasi wisata budaya. Ribuan wisatawan dari berbagai daerah datang untuk menyaksikan arak-arakan budaya, pertunjukan seni tradisional, hingga prosesi larung sesaji yang menjadi puncak perayaan.

Salah seorang pengunjung, Dian Ayu, mengaku terkesan dengan pengalaman pertamanya menyaksikan tradisi tersebut secara langsung.

"Seru sekali. Saya baru pertama kali melihat langsung. Prosesi adatnya terasa sakral, tetapi juga meriah karena banyak pertunjukan seni. Semoga tradisi seperti ini terus dilestarikan," ungkapnya.

Selama bertahun-tahun, Petik Laut Muncar telah menjadi simbol kuat kehidupan masyarakat pesisir Banyuwangi. Selain menjadi ungkapan syukur atas hasil laut yang melimpah, tradisi ini juga mempererat kebersamaan warga sekaligus memperkuat posisi Banyuwangi sebagai salah satu daerah yang konsisten menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya lokal menjadi daya tarik wisata.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut