Pria Tewas Tertabrak KA Dhoho di Krian Sidoarjo, Diduga Sengaja Tidur di Atas Rel
SIDOARJO, iNewsSurabaya.id – Peristiwa tragis terjadi di jalur rel kereta api dekat Stasiun Boharan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (4/7/2026) pagi. Seorang pria dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Dhoho yang melaju dari Surabaya menuju Kertosono-Blitar.
Korban diketahui bernama Sakur, warga Dusun Sambiroto, Desa Sambibulu, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, korban diduga sengaja mengakhiri hidup dengan berbaring di atas rel saat kereta api akan melintas.
Peristiwa tersebut sontak menggegerkan warga sekitar yang berada di dekat lintasan rel. Beberapa warga sempat berusaha memberikan peringatan kepada korban agar menjauh dari rel. Namun, jarak korban dengan palang pintu perlintasan yang diperkirakan mencapai sekitar 300 meter membuat upaya penyelamatan tidak dapat dilakukan.
"Sepertinya korban memang sengaja tidur di atas rel. Warga sebenarnya sudah berusaha memberi tahu, tetapi tidak sempat menolong karena lokasinya cukup jauh dari perlintasan," ujar Enggal, salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Dalam hitungan detik, KA Dhoho yang melaju dengan kecepatan tinggi langsung menghantam tubuh korban. Benturan keras menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis.
Mendapat laporan dari masyarakat, anggota Polsek Krian bersama petugas terkait segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban dievakuasi ke rumah sakit guna pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga kini, penyebab pasti yang mendorong korban nekat berada di atas rel masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Meski demikian, berdasarkan informasi awal yang dihimpun dari warga sekitar, korban diduga mengalami depresi sebelum peristiwa nahas tersebut terjadi.
Kasus ini masih ditangani Satreskrim Polsek Krian untuk memastikan kronologi serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak berada di area rel kereta api selain untuk kepentingan yang diizinkan. Jalur kereta merupakan kawasan berbahaya dengan risiko kecelakaan yang sangat tinggi, sehingga masyarakat diimbau selalu menjaga keselamatan dan mematuhi aturan saat berada di sekitar perlintasan maupun jalur rel.
Catatan Redaksi: Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami tekanan emosional, putus asa, atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, jangan hadapi sendirian. Bicarakan dengan keluarga, sahabat, atau tenaga profesional agar mendapatkan dukungan dan bantuan secepat mungkin.
Editor : Arif Ardliyanto