Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Anak 16 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Tiri Selama Hampir Setahun
Advertisement . Scroll to see content

Berkenalan Lewat Aplikasi, Perempuan 24 Tahun Berakhir Tewas dan Dibuang ke Sumur

Senin, 06 Juli 2026 | 11:40 WIB
  • author Lukman Hakim
Berkenalan Lewat Aplikasi, Perempuan 24 Tahun Berakhir Tewas dan Dibuang ke Sumur
Polres Probolinggo mengungkap misteri mayat perempuan dalam sumur, dua pelaku ditangkap. (Foto : istimewa).

PROBOLINGGO, iNewsSurabaya.id – Polres Probolinggo Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus penemuan jenazah  perempuan di dalam sumur yang berada di Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. 

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat dalam pembunuhan korban.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan dan identifikasi, korban diketahui berinisial SM (24), warga Desa Besuk, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo.

"Sementara itu, dua tersangka yang berhasil kami amankan masing-masing berinisial RF dan HD. Keduanya merupakan warga Desa Alaskandang, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo," ujar AKBP Latif, Senin (6/7/2026).

Dalam kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya cincin dan pengikat rambut milik korban, dua unit telepon genggam milik tersangka, satu jaket berbahan denim, serta satu unit sepeda motor.

AKBP Latif menjelaskan, berdasarkan hasil penyidikan, kasus tersebut bermula pada Sabtu (30/5/2026) ketika korban berkenalan dengan tersangka melalui aplikasi pertemanan daring. Komunikasi kemudian berlanjut melalui WhatsApp hingga keduanya sepakat untuk bertemu di Jalan Cokroaminoto, Kota Probolinggo.

Saat pertemuan berlangsung, tersangka RF mengajak korban dengan alasan akan dikenalkan kepada orang tuanya. Namun, korban justru dibawa menuju kawasan Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan.

"Di tengah perjalanan, tersangka RF menghentikan kendaraan dan melakukan kekerasan terhadap korban hingga menyebabkan korban meninggal dunia," kata AKBP Latif.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut