Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ekonomi Tumbuh, Pengusaha Masih Dihadapkan Tantangan Produktivitas dan Akses Pasar
Advertisement . Scroll to see content

Sensus Ekonomi Jatim Tersendat, Warga Masih Khawatir Data Bocor

Selasa, 07 Juli 2026 | 08:53 WIB
  • author Lukman Hakim
Sensus Ekonomi Jatim Tersendat, Warga Masih Khawatir Data Bocor
Sensus ekonomi di Jatim terkendala kekhawatiran pajak dan kebocoran data. (Foto: Istimewa).

Apabila ada sebagian masyarakat yang tetap menolak pendataan, Herum mengatakan pemerintah tidak memiliki database secara lengkap. Sebab, salah satu tujuan sensus ekonomi adalah negara memiliki database sosial ekonomi masyarakat sehingga program yang dijalankan berdasarkan data dan tepat sasaran.

"Menghasilkan gambaran ekonomi secara menyeluruh yang menggambarkan peta perekonomian wilayah serta daya saing ekonomi di setiap wilayah. Maka melalui pendataan dan jawaban seluruh responden termasuk pelaku usaha yang menggambarkan kondisi ekonomi Jatim," jelasnya.

Adapun Herum mengatakan sensus ekonomi di Jatim menjadi tolak ukur keberhasilan secara nasional karena ekonomi Jatim tertinggi kedua setelah DKI Jakarta. Melihat Besarnya pertumbuhan ekonomi kedua secara nasional, jumlah petugas yang dikerahkan untuk merekam sosial ekonomi masyarakat sebanyak 41.538. 

“Pemerintah harus punya database kondisi sosial ekonomi masyarakat dan jangan sampai ada masyarakat yang tidak terdata melalui sensus ekonomi," tandasnya.

 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut