Persebaya Pakai Teknologi Seperti Klub-klub Top Dunia, Cedera Pemain Bisa Dideteksi Lebih Awal
Chief Medical Officer Persebaya, dr. Pratama Wicaksana Wijaya, menjelaskan seluruh hasil pemeriksaan akan menjadi data dasar yang terus diperbarui sepanjang musim. Dengan begitu, setiap perkembangan kondisi pemain dapat dipantau secara objektif.
"Semua dijawab dengan angka. Data ini menjadi acuan dalam menyusun program latihan sekaligus memantau perkembangan kondisi pemain sepanjang musim," jelasnya.
Hal senada disampaikan Pelatih Fisik Persebaya, Diogo Carvalho. Ia menyebut teknologi VALD Performance memungkinkan tim pelatih mengetahui kebutuhan setiap pemain secara lebih spesifik sehingga program latihan tidak lagi bersifat umum, melainkan disesuaikan dengan kondisi individu.
"Teknologi ini memberikan informasi yang sangat penting bagi kami. Kami bisa mengetahui kondisi setiap pemain secara objektif, mengidentifikasi kekurangan yang harus diperbaiki, sekaligus meminimalkan risiko cedera. Dengan begitu, setiap pemain bisa mencapai performa terbaiknya saat kompetisi berlangsung," kata Diogo.
VALD Performance sendiri mampu menganalisis berbagai aspek penting, seperti kekuatan otot, keseimbangan tubuh, kualitas gerakan, hingga potensi cedera yang mungkin dialami pemain. Seluruh data tersebut kemudian menjadi dasar dalam menyusun program latihan, pemulihan, hingga evaluasi performa secara berkelanjutan.
Penerapan teknologi sports science ini menegaskan keseriusan Persebaya dalam membangun tim yang modern dan kompetitif. Dengan kondisi fisik pemain yang dipantau secara akurat sepanjang musim, Bajol Ijo berharap mampu tampil lebih konsisten dan menjadi salah satu penantang kuat dalam perebutan gelar Super League 2026/2027.
Editor : Arif Ardliyanto