Uji Nyali di Lereng Semeru, Ban SUV Ini Tetap Stabil Meski Hantam Batu dan Lumpur
LUMAJANG, iNewsSurabaya.id – Jalur berbatu, kubangan lumpur, tanjakan terjal hingga hamparan pasir vulkanik di kawasan Lava Tour Semeru, Lumajang, menjadi arena pembuktian ketangguhan ban kendaraan sport utility vehicle (SUV) dan truk ringan dalam kegiatan Dynapro Experience Day yang berlangsung pada 15–16 Juli 2026.
Pengujian tersebut merupakan bagian dari rangkaian ekspedisi lintas wilayah yang melibatkan peserta dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga Bali. Mereka diajak merasakan langsung performa ban saat melintasi karakter jalan yang beragam, mulai dari jalan raya hingga lintasan off-road.
Dalam kegiatan itu, peserta yang terdiri atas komunitas SUV, jurnalis, serta mitra bisnis mencoba kemampuan ban menggunakan kendaraan Mitsubishi Pajero Sport, Toyota Fortuner, dan Toyota Hilux.
Pemilihan kawasan lereng Semeru bukan tanpa alasan. Medan yang memiliki kombinasi jalan aspal, batu, pasir vulkanik, tanjakan curam hingga jalur berlumpur dinilai mampu memberikan gambaran nyata mengenai performa ban dalam berbagai kondisi perjalanan.
Di tengah meningkatnya penggunaan kendaraan SUV di Indonesia, kebutuhan terhadap ban yang mampu menghadapi berbagai karakter jalan juga semakin besar. Berdasarkan data GAIKINDO, penjualan kendaraan nasional sepanjang Januari hingga Mei 2026 meningkat sekitar 12,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Segmen SUV menjadi salah satu penyumbang pertumbuhan tersebut.
Presiden Direktur PT Hankook Tire Sales Indonesia, Bartek (Byunghak) Choi, mengatakan perkembangan pasar SUV membuat kebutuhan terhadap ban serbaguna semakin tinggi.
"Kami melihat tren penggunaan kendaraan SUV dan truk ringan di Indonesia terus berkembang untuk kebutuhan harian hingga komersial. Kondisi ini menuntut penggunaan ban yang tangguh di berbagai karakter medan. Melalui lini Dynapro, kami menghadirkan ban yang dirancang untuk memberikan daya tahan, stabilitas, dan kenyamanan berkendara," ujar Choi.
Menurutnya, pengujian langsung di lapangan menjadi cara paling efektif untuk mengetahui kemampuan sebuah produk dibanding hanya melihat spesifikasi di atas kertas.
"Kami percaya keunggulan produk paling baik dibuktikan di lapangan. Pengalaman langsung ini juga menjadi bekal bagi mitra kami untuk memberikan rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan konsumen," tambahnya.
Dalam sesi uji coba, peserta menjajal dua tipe ban dengan karakter berbeda. Dynapro AT2 Extreme diperuntukkan bagi penggunaan harian yang tetap mampu menghadapi jalur off-road ringan hingga menengah. Sementara Dynapro MT dirancang untuk medan yang lebih berat dengan pola tapak agresif, teknologi stone ejector, dan konstruksi dinding ban yang lebih kuat terhadap benturan.
National Sales Manager Passenger Car Radial (PCR) PT Hankook Tire Sales Indonesia, Apriyanto Yuwono, mengatakan permintaan ban untuk SUV premium terus menunjukkan tren positif, terutama ukuran 18 inci ke atas.
"Dynapro menjadi salah satu lini produk yang memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan bisnis kami di Indonesia. Sebagian besar produk Dynapro yang dipasarkan di dalam negeri juga diproduksi di fasilitas manufaktur kami di Cikarang," kata Apriyanto.
Pengalaman berkendara di lintasan ekstrem juga dirasakan langsung oleh peserta. Salah satunya Rudi Santosa dari Komunitas Ves Malang Raya yang mengaku kendaraan tetap stabil saat melintasi berbagai rintangan.
"Saat melewati jalur berair, ban mampu memberikan traksi yang baik sehingga kendaraan tidak mudah selip. Di medan berbatu pun tetap terasa nyaman. Bahkan ketika melintasi jalur miring, kendaraan masih terasa stabil sehingga meningkatkan rasa percaya diri saat berkendara," ungkap Rudi.
Sementara itu, Product and Marketing Manager PT Hankook Tire Sales Indonesia, Liesly, menilai pemahaman masyarakat mengenai karakter ban perlu terus ditingkatkan agar pemilik kendaraan dapat menyesuaikan pilihan ban dengan kebutuhan penggunaan sehari-hari.
"Setiap ban memiliki karakter dan peruntukannya masing-masing. Dengan merasakan langsung performanya, kami berharap masyarakat bisa lebih memahami pentingnya memilih ban yang sesuai dengan tipe kendaraan, gaya berkendara, dan kondisi jalan yang sering dilalui," ujarnya.
Melalui pengujian di kawasan Lava Tour Semeru, peserta memperoleh gambaran mengenai performa ban ketika menghadapi kondisi jalan yang beragam, mulai dari mobilitas perkotaan hingga medan pegunungan yang menuntut daya cengkeram dan stabilitas kendaraan.
Editor : Arif Ardliyanto