Bukan Sekadar Film, The Odyssey Jadi Proyek Paling Ambisius Christopher Nolan
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Setelah sukses besar menyapu berbagai penghargaan lewat Oppenheimer, sutradara kawakan Christopher Nolan kembali menyapa pecinta film dunia melalui proyek terbarunya, The Odyssey. Film ini menjadi adaptasi modern pertama dari kisah epik legendaris karya Homer yang telah menginspirasi peradaban selama ribuan tahun.
Mengusung teknologi IMAX sepenuhnya, The Odyssey menawarkan pengalaman sinematik yang lebih imersif. Penonton akan diajak mengikuti perjalanan panjang Odysseus kembali ke Ithaka setelah Perang Troya melalui visual spektakuler yang belum pernah ditampilkan dalam adaptasi sebelumnya.
Christopher Nolan mengaku tertarik mengangkat kisah mitologi Yunani karena melihat peluang menghadirkan dunia kuno dalam skala yang benar-benar baru.
"Saya merasa tertantang untuk menciptakan dunia mitologi Yunani Kuno dan menceritakannya dengan cara yang belum pernah saya lakukan sebelumnya," ujar Nolan dalam keterangan resminya.

Ambisi besar tersebut diwujudkan melalui proses produksi lintas negara. Pengambilan gambar dilakukan di Maroko, Yunani, Italia, Islandia, Skotlandia, hingga Amerika Serikat. Menariknya, film ini tercatat sebagai film panjang pertama yang seluruh adegannya direkam menggunakan kamera film IMAX, menghasilkan detail visual yang jauh lebih kaya dan sinematik.
Skala produksi yang luar biasa juga dirasakan para pemerannya. Matt Damon, yang memerankan Odysseus, menyebut film ini sebagai proyek terbesar sepanjang kariernya.
"Saya tidak berpikir dua kali ketika Nolan mengajak saya bergabung karena saya percaya pada visinya. Ini adalah film terbesar yang pernah saya bintangi, baik dari sisi produksi maupun ambisinya. Bahkan saat menghadapi tantangan terberat, pengalaman membuat The Odyssey tetap terasa sangat berkesan," ungkap Matt Damon.
Editor : Arif Ardliyanto