get app
inews
Aa Text
Read Next : Curanmor hingga Gorong-Gorong Rusak, Ini Deretan Keluhan Warga ke DPRD Surabaya

Warga Tambak Wedi Minta Nama Baik Mantan Lurah Fian Dipulihkan, Ini Catatan Prestasinya

Kamis, 16 Juli 2026 | 17:16 WIB
header img
Warga Tambak Wedi Surabaya meminta nama baik mantan Lurah Fian dipulihkan. Mereka menilai sosoknya berhasil membangun keharmonisan, menyerap aspirasi warga, dan menyelesaikan berbagai persoalan secara damai. Foto iNewsSurabaya.id/id trisna

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Dukungan terhadap mantan Lurah Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, terus mengalir. Sejumlah warga meminta nama baik Fian dipulihkan setelah dirinya dimutasi dari jabatannya. Mereka menilai keputusan tersebut menyisakan tanda tanya, mengingat selama memimpin wilayah itu Fian dinilai berhasil membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Sebelumnya, dukungan serupa juga disampaikan para Ketua RT, Ketua RW, hingga pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Tambak Wedi. Mereka menyatakan keberatan atas mutasi yang diterima Fian dan berharap citranya tetap dijaga.

Bagi warga, Fian bukan sekadar pejabat kelurahan. Ia dianggap mampu menjadi penengah dalam berbagai persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat, sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang humanis.

Yanto, warga RW 02 Tambak Wedi, mengaku pernah menyaksikan langsung bagaimana Fian menyelesaikan sengketa lahan antara dua warga. Menurutnya, persoalan yang semula berpotensi memicu konflik akhirnya dapat diselesaikan melalui musyawarah.

"Saya melihat sendiri saat ada dua pihak berselisih soal tanah. Pak Fian sabar memediasi hingga akhirnya kedua belah pihak sepakat tanpa terjadi keributan," ujar Yanto, Kamis (16/7/2026).

Tak hanya dikenal sebagai mediator, Fian juga dinilai aktif membuka ruang dialog dengan masyarakat. Salah satunya melalui program Kopi Aspirasi Warga (Kopasga) yang digelar secara bergilir di warung kopi di setiap RW.

Program tersebut tidak hanya menjadi wadah menyampaikan aspirasi masyarakat, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi pelaku usaha mikro di lingkungan setempat.

Ketua LPMK Tambak Wedi, M. Rais, menjelaskan Kopasga dirancang berkeliling ke seluruh RW agar setiap warga memiliki kesempatan menyampaikan usulan maupun persoalan yang dihadapi.

"Kegiatan ini dimulai dari RW 01 dan rencananya berlanjut ke RW lainnya. Selain menyerap aspirasi, kami juga ingin menggerakkan usaha warung kopi milik warga. Sangat disayangkan karena Pak Lurah lebih dulu dimutasi," ungkapnya.

Penilaian positif juga datang dari Ketua RW 03 Tambak Wedi, Ade Sugiarto. Ia mengatakan Fian selama ini aktif mendampingi berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari PKK, Kader Surabaya Hebat, hingga membantu penyelesaian persoalan kesehatan warga.

Sementara itu, Rofii, warga RW 04, menilai kehadiran Fian mampu meredam berbagai persoalan sosial yang berpotensi menimbulkan konflik berkepanjangan.

"Kalau ada masalah di Tambak Wedi biasanya bisa ramai. Tapi setelah dimediasi Pak Fian, semuanya bisa selesai dengan baik. Kami juga prihatin karena anak dan istrinya ikut menjadi sasaran pembicaraan," tuturnya.

Menurut warga, kepemimpinan yang mengedepankan pendekatan dialog dan musyawarah menjadi alasan kuat munculnya dukungan agar nama baik mantan Lurah Tambak Wedi dipulihkan. Mereka berharap pengabdian dan kontribusi yang telah diberikan selama bertugas tetap mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut