Tak Sekadar Kelola Dana Umat, MUI Jatim Siapkan Gebrakan Baru untuk UMKM dan Ekonomi Pesantren
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur terus memperkuat langkah dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Melalui sinergi antara Komisi Pengembangan Dana Umat dan Filantropi (PDUF) dengan Lembaga Pengembangan Ekonomi Umat (LPEU), berbagai program strategis mulai disiapkan untuk memperluas pemberdayaan ekonomi umat.
Kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor MUI Jawa Timur. Pertemuan dipimpin Ketua Komisi PDUF MUI Jawa Timur, KH Miftah Jauhari, S.E., bersama Ketua LPEU MUI Jawa Timur, drh. Heryo Sasikirono.
Turut hadir dalam agenda tersebut jajaran PDUF MUI Jatim, yakni Moch. Rizzqi Aladib, Prof. Moh. Mukhrojin, M.Si., M. Syafi, dan Kiai Subhan. Sementara dari LPEU hadir M. Nur Syami beserta pengurus lainnya.
KH Miftah Jauhari menegaskan, sinergi antarlembaga di bawah naungan MUI merupakan langkah penting untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Menurutnya, potensi dana umat akan memberikan dampak lebih besar apabila dikelola secara profesional dan diintegrasikan dengan program pemberdayaan ekonomi yang berorientasi jangka panjang.
"Potensi dana umat yang dikelola secara profesional perlu dipadukan dengan program-program pemberdayaan ekonomi agar mampu menciptakan dampak yang berkelanjutan," ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua LPEU MUI Jawa Timur, drh. Heryo Sasikirono, menyatakan kesiapan lembaganya membangun kolaborasi dalam berbagai program penguatan ekonomi umat.
Ia berharap sinergi tersebut mampu memperluas akses masyarakat terhadap berbagai program pemberdayaan, mulai dari pendampingan usaha hingga pengembangan ekosistem ekonomi syariah.
"Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap program pemberdayaan, pendampingan usaha, serta pengembangan ekosistem ekonomi syariah," katanya.
Dalam diskusi yang berlangsung produktif, kedua lembaga membahas sejumlah peluang kerja sama. Beberapa di antaranya meliputi pengembangan UMKM, penguatan ekonomi berbasis pesantren, pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha produktif, hingga penyusunan model pemberdayaan berbasis filantropi Islam.
Pertemuan ini menjadi titik awal penguatan kolaborasi antara PDUF dan LPEU MUI Jawa Timur. Ke depan, kedua lembaga berkomitmen menyusun berbagai program yang tidak hanya mengoptimalkan pengelolaan filantropi Islam, tetapi juga mendorong terciptanya ekonomi umat yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan di Jawa Timur.
Editor: Arif Ardliyanto